Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Desember 2023 | 10.34 WIB

Bertemu Putin, Presiden Iran Katakan Negara Barat Dukung Genosida di Gaza

Presiden Iran Ebrahim Raisi menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moscow pada pada Kamis (7/12). - Image

Presiden Iran Ebrahim Raisi menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moscow pada pada Kamis (7/12).

JawaPos.com - Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Kamis (7/12) menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow dalam serangkaian acara OPEC. Sebagai bagian dari serangkaian pertemuan yang berfokus pada Timur Tengah, Putin menyambut Raisi di Kremlin sehari setelah mengunjungi Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Di awal pembicaraan, Raisi mengatakan bahwa Barat mendukung genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Gaza. "Apa yang terjadi di Palestina dan Gaza tentu saja merupakan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan," ujarnya melalui penerjemah. Dia menambahkan bahwa hal ini didukung oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat.

Menjawab Raisi, Putin mengatakan sangat penting untuk membahas situasi di Timur Tengah, khususnya di wilayah Palestina. Presiden yang telah menjabat selama 23 tahun tersebut mengatakan, pemandangan penderitaan dan darah anak-anak di Gaza membuat menangis. 

Akan tetapi, pemerintah Barat mengatakan komentar seperti itu munafik ketika pasukan Putin telah membunuh ribuan warga sipil di Ukraina.

Sebagai informasi, Iran mendukung kelompok militan Palestina Hamas, otoritas yang berkuasa di Gaza, dalam perangnya dengan Israel. Sementara itu, Rusia juga memiliki hubungan dengan semua pemain kunci di kawasan tersebut termasuk Hamas dan Israel, yang membuat Rusia marah karena menerima delegasi Hamas di Moskow pada Oktober.

Para analis mengatakan, konflik tersebut telah membantu Rusia dengan mengalihkan perhatian dunia dari perang di Ukraina dan memungkinkan Moskow untuk menyelaraskan diri dengan negara-negara berkembang dalam solidaritas dengan Palestina.

Sebagai informasi juga, Kremlin bulan lalu mengatakan, Rusia dan Iran sedang mengembangkan hubungan termasuk di bidang kerja sama militer-teknis. Akan tetapi pihaknya menolak mengomentari saran Gedung Putih bahwa Teheran mungkin mempertimbangkan untuk menyediakan rudal balistik kepada Moscow.

Pihak berwenang Iran mengatakan kerja sama militer dengan Rusia berkembang dari hari ke hari. Teheran mengatakan, bulan lalu bahwa pihaknya telah menyelesaikan pengaturan bagi Rusia untuk menyediakan jet tempur Su-35, helikopter serang Mi-28, dan pesawat latihan pilot Yak-130.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu hadir pada pertemuan itu, termasuk Wakil Perdana Menteri Alexander Novak, orang penting Putin di bidang minyak. Kerja sama militer antar kedua negara tersebut mendapat sorotan dari Amerika Serikat (AS). Juru bicara Gedung Putih John Kirby menggambarkan hubungan pertahanan yang berkembang sebagai hal yang mengkhawatirkan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore