Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 November 2023 | 20.15 WIB

Israel Kepung Fasilitas Medis di Gaza, Biden : Rumah Sakit Harus Terlindungi

Presiden AS, Joe Biden meminta rumah sakit di Gaza harus dilindungui./Jawapos.com - Image

Presiden AS, Joe Biden meminta rumah sakit di Gaza harus dilindungui./Jawapos.com

Jawapos.com – Serangan pasukan militer Israel (IDF) ke Gaza sejak 7/10 silam telah meluas dan menargetkan sejumlah fasilitas medis utama.

Sejak 10/11, rudal-rudal IDF telah mencapai sebagian bangunan utama RS. Mereka juga melakukan pengepungan menggunakan tank dan sniper terhadap fasilitas medis utama di Gaza yaitu RS Al-Shifa.

Dilansir dari Reuters, Menanggapi hal tersebut, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengatakan, fasilitas medis di Palestina harus dilindungi.

Ia juga mengharap agar tank-tank Israel tidak terlalu mengganggu dengan cara mundur dari wilayah rumah sakit.

“Harapan dan ekspektasi saya adalah tindakan yang tidak terlalu mengganggu terhadap rumah sakit akan berkurang dan kami tetap berhubungan dengan Israel,” kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih, Senin (13/11).

Ia juga menekankan adanya jeda yang signifikan dari kedua belah pihak untuk negosiasi pembebasan tahanan.

“Juga ada upaya untuk mendapatkan jeda dalam menangani pembebasan tahanan dan hal itu juga sedang dinegosiasikan dengan pihak Qatar… yang terlibat, Jadi saya tetap berharap tetapi rumah sakit harus dilindungi,” tambahnya.

Sementara itu juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, sebanyak 32 pasien telah meninggal termasuk tiba bayi akibat pengepungan Israel.

Pengepungan ini dilakukan karena Zionis mengklaim Hamas menggunakan rumah sakit sebagai markas militer.

Israel, yang secara efektif memblokade Gaza, telah menolak gencatan senjata, dengan alasan bahwa Hamas hanya akan menggunakannya untuk berkumpul kembali.

Akan tetapi mereka telah mengizinkan jeda kemanusiaan untuk memungkinkan makanan dan pasokan lainnya mengalir masuk dan orang asing dapat melarikan diri.

Sebagai informasi, hingga saat ini, Israel telah memperluas dominasi serangan di jalur Gaza baik dari udara maupun darat yang mengakibatkan bertambahnya korban jiwa.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, jumlah korban tewas di Palestina telah mencapai 10.818 orang, bertambah lebih dari 300 orang dalam sehari.

Sementara di Tepi Barat, 175 warga tewas oleh serangan Israel yang membabi buta.

Jumlah korban tersebut mencakup lebih dari 4.412 anak-anak. 2.641 wanita dan 611 orang lanjut usia.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore