Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 23.47 WIB

Israel Nyatakan Bakal Terbuka untuk Jeda Perang Gaza, Netanyahu: Satu Jam di Sini, Satu Jam di Sana

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden (tidak dalam gambar) di Tel Aviv, Israel, 18 Oktober 2023. - Image

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden (tidak dalam gambar) di Tel Aviv, Israel, 18 Oktober 2023.

JawaPos.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa Israel akan mempertimbangkan 'tactical little pause', atau jeda pertempuran untuk memfasilitasi pendistribusian bantuan serta keluarnya para sandera di Jalur Gaza, namun tetap menolak seruan gencatan senjata meskipun tekanan Internasional meningkat.

Setelah mengepung Kota Gaza, pasukan Israel katakan pihaknya telah merebut kompleks militan Hamas, dan bersiap untuk menyerang para pejuang Hamas yang bersembunyi di terowongan bawah tanah.

Baik Israel maupun Hamas telah menolak seruan untuk gencatan senjata dan menghentikan perang. Israel mengatakan para sandera harus dibebaskan terlebih dahulu, sementara Hamas mengatakan pihaknya tidak akan membebaskan sandera atau menghentikan perang saat Gaza dibombardir.

Serangan Israel masih terus berlanjut. Menurut laporan dari Reuters yang dilansir JawaPos.com, setidaknya 23 warga Palestina tewas dalam dua serangan udara pada Selasa (7/11) pagi, di kota Khan Younis dan Rafah di Gaza selatan.

Sejak serangan mendadak Hamas di Israel Selatan pada 7 Oktober silam, Israel telah membombardir Kota Gaza dalam serangannya yang menewaskan lebih dari 10.000 warga Palestina, termasuk 4.104 di antaranya adalah anak-anak, dilansir oleh JawaPos.com dari Reuters pada Selasa (7/11).

Dilansir dari Reuters, Netanyahu mengatakan gencatan senjata secara umum akan menghambat upaya perang negaranya. Namun, menghentikan sementara karena alasan jeda kemanusiaan adalah solusi yang dipertimbangkan berdasarkan keadaan, dan gagasan itu didukung oleh sekutu utama Israel, yaitu Amerika Serikat.

"Selama jeda pertempuran - satu jam di sini, dan satu jam di sana - kita sudah pernah mengalami sebelumnya. Saya kira kita akan memeriksa kedaan agar bantuan kemanusiaan bisa masuk, atau para sandera kita, sandera individu, bisa pergi," ucap Netanyahu kepada ABC News pada Senin (6/11), dilansir oleh JawaPos.com dari Reuters.

"Tetapi menurut saya tidak akan ada gencatan senjata secara umum,” tambahnya.

Menurut laporan Reuters, Presiden AS, Joe Biden, melakukan diskusi dengan Netanyahu terkait kemungkinan jeda kemanusiaan dan pembebasan sandera, melalui panggilan telefon pada Senin (6/11).

Amerika Serikat menegaskan kembali dukungannya kepada Israel, sambil menekankan bahwa Israel harus melindungi warga sipil, kata Gedung Putih.

Seperti halnya Israel, AS khawatir kelompok militan Hamas akan memanfaatkan momen gencatan senjata untuk berkumpul kembali. Netanyahu juga menyampaikan komitmennya ketika konflik usai.

“Untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, Israel akan memikul tanggung jawab keamanan secara keseluruhan (di Gaza), karena kita telah melihat apa yang terjadi jika kita tidak memiliki tanggung jawab tersebut,” ucapnya dilansir dari Reuters.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, kembali menyerukan gencatan senjata pada hari Senin (6/11), dengan mengatakan kepada reporter bahwa Kota Gaza saat ini menjadi “kuburan anak-anak”.

Guterres juga mengatakan bahwa serangan Israel terus meningkat dan tidak ada tempat aman saat ini. Ia juga berpendapat, bahwa Hamas dan kelompok militan lainnya menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dan meluncurkan rudal ke arah Israel tanpa memperdulikan yang lain.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore