Ketua DPR Amerika Serikat, Mike Johnson.
JawaPos.com - Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat baru saja memutuskan untuk memberi Israel tambahan senjata senilai USD 14,3 miliar.
Hal tersebut memperdalam keterlibatan AS dalam serangan genosida Israel terhadap warga Palestina di Gaza.
Dilansir JawaPos.com dari USA Today, RUU Alokasi Tambahan Keamanan Israel tersebut disetujui oleh majelis dengan hasil pemungutan suara 226 berbanding 196.
Sebagian besar anggota Partai Republik menyetujui undang-undang tersebut dan sebagian besar anggota Partai Demokrat memberikan suara untuk menentang.
Dua anggota Partai Republik membelot dan memberikan suara menentang RUU tersebut, sementara dua belas anggota Partai Demokrat mendukungnya.
Penentuan tersebut memicu perselisihan legislatif besar pertama antara Ketua DPR Amerika Serikat, Mike Johnson, dengan Senat dan Gedung Putih.
Sementara dikutip dari Reuters, Sabtu (4/11), Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta Kongres meloloskan rancangan undang-undang pendanaan keamanan nasional yang tidak hanya untuk Israel.
Baca Juga: Pasca Komentari Konflik Palestina-Israel, Selena Gomez Putuskan Akan Hapus Akun Instagram, Ada Apa?
Presiden Joe Biden meminta Kongres untuk menyetujui paket belanja darurat senilai USD 106 miliar yang lebih luas termasuk pendanaan untuk Israel, Taiwan, Ukraina, serta bantuan kemanusiaan.
Namun, RUU yang diusulkan Mike Johnson hanya mencakup bantuan pendanaan mandiri untuk israel, sehingga menuai reaksi keras dari Senat yang dikuasai Partai Demokrat dan Gedung Putih.
RUU tersebut menjadi tindakan legislatif besar pertama di bawah Ketua DPR baru dari Partai Republik, Mike Johnson.
RUU itu hanya akan menyediakan miliaran dolar untuk militer Israel, termasuk USD 4 miliar untuk pengadaan sistem pertahanan Iron Dome Israel dan David’s Sling untuk melawan ancaman roket jarak pendek, serta sejumlah transfer peralatan dari persediaan AS.
Israel telah menerima USD 3,8 miliar per tahun dalam bentuk bantuan militer Amerika Serikat berdasarkan rencana 10 tahun yang dimulai pada tahun 2016.
Untuk membayar bantuan Israel, RUU tersebut mencakup ketentuan penarikan kembali dana tambahan untuk Internal Revenue Service (IRS) yang awalnya dialokasikan dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
