Institut Forensik sedang mencoba mengidentifikasi ratusan korban pembantaian yang dilakukan oleh kelompok bersenjata Hamas. Sumber Foto: Emma Graham Harrison/ The Guardian.
JawaPos.com - Sepuluh hari setelah serangan Hamas, tim forensik masih berupaya dalam mengidentifikasi para korban yang hanya tersisa tulang-belulang. Dilansir dari The Guardian, Selasa (17/10), ada tiga antropolog forensik yang mengamati tulang.
Tugas mereka adalah mengidentifikasi sisa-sisa korban serangan Hamas yang terjadi pada 7 Oktober 2023 lalu. Di atas meja, tumpukan dan pecahan tulang ditata dengan hati-hati, sebagian berwarna abu-abu, sebagian lagi hangus hitam hingga sebuah kerangka pun digantung di sisi ruangan untuk referensi.
Dr. Chen Kugel, direktur institut kedokteran forensik nasional Israel mengatakan jika dihitung dari hari terjadinya pembunuhan tersebut berarti sudah lebih dari seminggu. Terkumpul sekitar 350 jenazah yang diduga korban warga sipil masih belum teridentifikasi. Ada mayat-mayat yang terbakar hingga tidak dapat dikenali lagi, dan ada pula yang sudah membusuk sebelum ditemukan.
Ribuan orang sangat menantikan kabar tentang orang-orang terkasih dan jenazah yang dapat mereka kuburkan. Rasa kekhawatiran pun muncul karena tradisi Yahudi mengharuskan penguburan segera, dan masa berkabung resmi hanya dapat dimulai setelah pemakaman.
Dr. Kugel sendiri khawatir bahwa kecepatan mereka dalam memberikan jawaban kepada keluarga mungkin akan melambat karena jenazah sudah rusak, dan beberapa korban mungkin tidak akan pernah teridentifikasi.
“Kami telah melakukan banyak pekerjaan dalam sembilan hari terakhir, tingkat identifikasi akan menurun saat kami mencapai kasus-kasus sulit,” katanya.
“Saya khawatir akan ada beberapa korban yang tidak akan pernah kami temukan identitasnya, dan kami tidak akan pernah dapat mengidentifikasinya, masyarakat harus bersiap menghadapi hal ini,” tambah Dr. Kugel

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
