maskapai internasional, Qantas
JawaPos.com - Maskapai penerbangan nasional Australia Qantas telah kalah dalam upaya pengadilan tinggi untuk membatalkan keputusan bahwa mereka melakukan outsourcing secara ilegal terhadap 1.700 pekerjaan ground handler.
Dilansir dari laman The Guardian, pengadilan tinggi dengan bulat menguatkan keputusan pengadilan federal yang mengharuskan maskapai penerbangan tersebut dikenakan tagihan kompensasi yang sangat besar karena memberhentikan staf di 10 bandara pada November 2020.
Sekretaris nasional Serikat Pekerja Transportasi, Michael Kaine mengatakan kepada wartawan di Canberra bahwa mereka sekarang akan mencari kompensasi dan hukuman yang signifikan di pengadilan federal atas “pemecatan terbesar yang dinyatakan ilegal” dalam sejarah Australia.
Baca Juga: Rafael Alun Diduga Berinvestasi di Maskapai Pelat Merah, Begini Tanggapan Bos Garuda Indonesia
Pada bulan Juli 2021, pengadilan federal memutuskan bahwa outsourcing pekerja yang dilakukan Qantas sebagian didorong oleh keinginan untuk menghindari aksi industrial, yang merupakan pelanggaran terhadap Fair Work Act.
Keputusan tersebut merupakan kemenangan besar bagi TWU, yang dalam kasus ini didukung oleh intervensi dari Menteri Hubungan Kerja Tony Burke.
Serikat pekerja menyebutkan keluhan meningkat sebesar 70% pada tahun 2022 di tengah tingginya pembatalan, penundaan dan kehilangan bagasi.
TWU menanggapi hasil tersebut dengan menyerukan permintaan maaf publik dari Qantas dan ketuanya, Richard Goyder, serta seluruh dewan untuk diganti oleh direktur baru, termasuk perwakilan pekerja.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
