Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juli 2023 | 22.20 WIB

Fakta-Fakta Konflik Etnis di India yang Berujung 2 Perempuan Diarak Bugil dan Dirudapaksa Massal

ILUSTRASI. Warga India melakukan unjuk rasa memprotes banyaknya kasus perkosaan di negara tersebut. - Image

ILUSTRASI. Warga India melakukan unjuk rasa memprotes banyaknya kasus perkosaan di negara tersebut.

JawaPos.com - Sebuah video viral dari negara bagian Manipur, India, menunjukkan puluhan pria mengarak dan menyerang dua perempuan yang ditelanjangi. Kasus tersebut memicu kemarahan di negara tersebut.

Video berdurasi 26 detik tersebut menunjukkan sekelompok pria - beberapa di antaranya tampak masih berusia 15 tahun - meraba-raba dan menyerang secara seksual dua perempuan yang berasal dari etnis Kuki-Zo, dan menggiring mereka ke sebuah lapangan kosong.

Salah satu dari perempuan tersebut, yang berusia 21 tahun, dirudapaksa beramai-ramai, menurut laporan informasi pertama (FIR) yang diajukan oleh para penyintas. Pengaduan polisi mengatakan bahwa wanita lainnya berusia 42 tahun.

Kronologi Insiden Manipur

Manipur adalah sebuah negara bagian berpenduduk 3,7 juta jiwa yang terletak di pegunungan di perbatasan India dengan Myanmar dan kini terbagi menjadi dua wilayah etnis, etnis Kuki-Zo yang mayoritas beragama Kristen dan etnis Meitei yang mayoritas Hindu.

Etnis Meitei, yang merupakan lebih dari setengah dari 3,5 juta penduduk Manipur, sebagian besar tinggal di ibu kota Imphal dan lembah yang makmur di sekitarnya, sementara etnis Kuki-Zo dan Naga tinggal di distrik-distrik perbukitan di sekitarnya.

Insiden tersebut terjadi pada 4 Mei, sehari setelah kerusuhan etnis yang mematikan terjadi antara etnis Meitei etnis Kuki-Zo, yang dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) yang beraliran nasionalis Hindu.

Sedikitnya 130 orang - sebagian besar dari mereka adalah etnis Kuki-Zo - telah terbunuh dan lebih dari 50.000 orang mengungsi sejak bentrokan antara kedua komunitas tersebut terjadi.

Kekerasan etnis di negara bagian tersebut dipicu oleh kontroversi tindakan afirmatif di mana etnis Kuki yang beragama Kristen memprotes permintaan warga Meitei untuk mendapatkan status khusus, yang memungkinkan mereka untuk membeli tanah di bukit-bukit yang dihuni oleh etnis Kuki dan kelompok-kelompok etnis lainnya, serta mendapatkan pekerjaan di pemerintahan.

Video ini muncul setelah lebih dari dua bulan akibat larangan internet di Manipur sejak 3 Mei - sebuah langkah yang secara luas dikritik oleh para aktivis hak asasi manusia di India.

Pelaku Rudapaksa di Manipur

Empat pria telah ditangkap sehubungan dengan kasus dua pria yang ditelanjangi, diarak di depan umum, dan diduga diperkosa beramai-ramai di negara bagian Manipur, India, dalam sebuah serangan yang menimbulkan kemarahan setelah terekam dalam sebuah video yang viral. Salah satunya seorang pria Meitei berusia 32 tahun yang bernama Khuirem Herodas.

Keterangan dari Keluarga Korban

Keluarga Kuki-Zo di Manipur mengatakan bahwa kata-kata dan tindakan pihak berwenang sudah terlambat. Dilansir dari Al Jazeera, mereka telah mengajukan pengaduan atas insiden 4 Mei kepada polisi pada tanggal 18 Mei. Namun, butuh waktu lebih dari sebulan untuk melimpahkan kasus ini ke kantor polisi yang berada di bawah yurisdiksi tempat kejadian perkara.

Bahkan setelah itu, tidak ada tindakan apa pun yang diambil, kata para warga. Mereka mengatakan bahwa pihak berwenang baru bertindak setelah video tersebut menjadi viral pada Rabu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore