
Mukesh Pandit, salah satu penumpang selamat dalam kecelakaan kereta api di India.
JawaPos.com - Tabrakan maut kereta di India, tepatnya di negara bagian Odisha timur (sebelumnya dikenal sebagai Orissa) pada Jumat (2/6) malam, menjadi yang terburuk di India pada abad ini. Kecelakaan itu melibatkan dua kereta penumpang dan kereta barang.
Para pejabat mengatakan beberapa gerbong dari Shalimar-Chennai Coromandel Express tergelincir di distrik Balasore, menabrak kereta barang stasioner dan beberapa gerbong terguling di jalur yang berlawanan. Kereta lain, Howrah Superfast Express, yang memiliki rute dari Yesvantpur ke Howrah, kemudian menabrak gerbong yang terbalik.
Laporan terbaru menyebut 288 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka. Namun, jumlah korban tewas diyakini bakal terus bertambah.
Sejumlah penumpang yang selamat menceritakan kejadian kepada BBC. Mereka sangat sedih dengan banyaknya korban yang tewas.
"Saya merasakan sedikit sentakan dan kereta tergelincir. Terdengar suara gemuruh dan kereta terbalik. Saya terjebak dan diselamatkan setelah setengah jam oleh penduduk setempat," ujar penumpang bernama Mukesh Pandit.
"Semua barang kami berserakan di luar. Saya tidak dapat menemukannya. Saya keluar dan duduk di tanah. Empat penumpang yang berangkat dari desa saya selamat, tetapi banyak orang yang terluka atau masih hilang," imbuhnya.
"Saya selamat, tapi banyak orang meninggal di dalam gerbong yang saya tumpangi. Mereka yang terluka parah dibawa ke rumah sakit," pungkas Mukesh Pandit.
Sementara itu, penumpang selamat lain bernama Ritik Kumar, mengaku beruntung bisa selamat dalam kecelakaan tersebut. Namun, dia sedih lantaran saudara laki-lakinya tak langsung menyelamatkan diri dan mengalami luka yang serius.
"Saudara laki-laki saya sedang duduk dan tertidyr, sementara saya berdiri di samping pintu gerbong. Ketika kereta terbalik, saya berhasil melarikan diri. Saya pikir saudara laki-laki saya juga akan melarikan diri, tetapi itu tidak terjadi. Dia terjebak di bawah kursi," cerita Ritik Kumar.
"Saya berlari kembali ke reruntuhan dan menariknya keluar. Saya juga menarik seorang gadis muda yang juga terjebak bersamanya. Saya menelepon polisi dan layanan ambulans tetapi mereka membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai ke lokasi," pungkas Kumar.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
