
Photo
JawaPos.com – ”Balaji...Balaji..!” Seorang perempuan di salah satu rumah sakit di India terus memanggil nama kakak lelakinya. Dia berharap kakaknya itu segera sadar. Apa daya, karena tak kunjung mendapatkan pertolongan medis, dia meninggal beberapa menit kemudian.
Dalam video yang diunggah BBC, tampak di dekat mendiang Balaji masih ada puluhan pasien lainnya yang mengantre untuk ditangani. Ada seorang anak yang memohon agar petugas melihat ibunya yang terbaring lemah, ada pula istri yang tak berdaya melihat suaminya tergeletak begitu saja.
Situasi tersebut menjadi pemandangan di berbagai rumah sakit di India. Mereka sudah kewalahan menerima pasien. Tiba di RS tidak berarti mendapatkan pelayanan. Sebab, tenaga medis jauh lebih sedikit dibandingkan gelombang pasien yang datang. Itu belum ditambah dengan suplai oksigen yang terus menipis.
”Saat ini tidak ada tempat tidur, tidak ada oksigen,” ujar ahli virus dan Direktur Trivedi School of Biosciences Ashoka University Shahid Jameel. Sistem kesehatan di India nyaris kolaps. Di beberapa RS di New Delhi, oksigen bahkan tidak ada sama sekali. Berdasar pusat data pemerintah Delhi, lebih dari dua per tiga RS di ibu kota negara itu sudah tidak memiliki tempat tidur kosong.
Para dokter menyarankan pasien untuk menjalani perawatan di rumah. Pasien kini beralih ke media sosial untuk mencari bantuan obat, oksigen, dan berbagai keperluan lainnya. Sebagian yang memiliki uang pergi ke pasar gelap untuk membeli obat-obatan yang tidak tersedia di rumah sakit.
Mereka yang memakamkan dan mengkremasi korban Covid-19 juga bekerja bergantian tanpa henti selama 24 jam. Sebab, tiap hari ribuan nyawa melayang. Harga kayu untuk kremasi pun sudah naik berkali lipat.
India tengah kewalahan menghadapi pandemi. Ia ibarat disapu tornado Covid-19 di berbagai penjuru negeri. Kenaikan kasus terjadi di mana-mana. Kemarin (22/4) negara yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi tersebut memecahkan rekor angka penularan harian secara global. Dalam 24 jam, ada tambahan 314.835 kasus. Selain itu, korban meninggal di hari yang sama mencapai 2.104 orang.
Modi pun banjir kritikan. Mulai penanganan Covid-19 maupun suplai oksigen yang kritis. Terlebih, di tengah lonjakan kasus, pemimpin Bharatiya Janata Party (BJP) itu justru menggelar kampanye yang memantik kerumunan simpatisan.
Rabu malam (21/4), Pengadilan Tinggi Delhi memerintahkan pemerintah federal untuk memastikan pasokan oksigen dari pabrik ke seluruh RS di India. Mereka bingung mengapa pemerintah tidak tanggap dengan situasi yang gawat saat ini. ”Dalam beberapa hari terakhir telah terjadi perebutan oksigen yang gila-gilaan,” ujar Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal kemarin.
Sejatinya, India dinilai berhasil mengendalikan angka penularan Covid-19 beberapa bulan lalu. Namun, penduduk yang tidak menjaga protokol kesehatan membuat situasi kembali memburuk. Festival Hindu beberapa waktu lalu dihadiri jutaan orang. Apalagi, muncul mutasi virus korona di India. Para pakar meyakini bahwa ada super spreader di antara orang-orang di festival Hindu tersebut.
Di Bengal Barat, kemarin malah digelar pemilu lokal. Di wilayah itulah Modi sebelumnya berkampanye. ”Ini adalah festival demokrasi dan semua orang berpartisipasi. Anda bisa melihat antreannya,”’ ujar Krishna Kalyan, salah satu kandidat dari BJP, tanpa rasa bersalah.
Imbas dari ledakan kasus itu, beberapa negara mulai memberlakukan larangan perjalanan dari dan ke India. PM Australia Scott Morrison menyatakan bahwa jumlah penerbangan antardua negara akan dibatasi. Sementara itu, Inggris memilih memasukkan India ke daftar merah larangan terbang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=QrzMbZYDav8
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022