Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Maret 2022 | 18.59 WIB

Pakistan Bentuk Tim Pencari Fakta Atas Kelalaian Rudal India

Televisi Pemerintah Rusia membeberkan, Rusia menjadikan fasilitas militer Amerika Serikat (AS) sebagai target penyerangan, jika terjadi serangan nuklir. Pihaknya mengatakan, rudal hipersonik Rusia dapat mengenai AS - Image

Televisi Pemerintah Rusia membeberkan, Rusia menjadikan fasilitas militer Amerika Serikat (AS) sebagai target penyerangan, jika terjadi serangan nuklir. Pihaknya mengatakan, rudal hipersonik Rusia dapat mengenai AS

JawaPos.com - Pemerintah Pakistan marah besar atas peristiwa jatuhnya rudal India di negara tersebut. India mengklaim itu adalah sebuah kesalahan teknis yang tak disengaja. Namun Pakistan tak bisa menerima alasan itu dan mengirim pernyataan resmi kepada pemerintah India untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban.

Pakistan juga sudah membentuk tim pencari fakta untuk menguak kejadian sebenarnya.

"Ini sebuah ketidakbecusan. Apakai hal ini memang ditangani oleh angkatan bersenjatanya atau beberapa pihak jahat?" tegas pernyataan Kementerian Pertahanan Pakistan seperti dilansir dari Indian Express, Minggu (13/3).

Sehari setelah India mengakui bahwa kerusakan teknis menyebabkan penembakan rudal yang tidak disengaja mendarat di Islamabad, Pakistan menuntut penyelidikan bersama untuk secara akurat menetapkan fakta seputar insiden tersebut. Kementerian Pertahanan setempat juga telah menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan itu.

Pakistan sudah memerintahkan Pengadilan Penyelidikan untuk menelusuri kelalaian ini. Kementerian Luar Negeri Pakistan, dalam siaran pers, mengatakan pernyataan leras.

"Kami telah mencatat Pernyataan Pers oleh Sayap Pertahanan Biro Informasi Pers India yang menyesali 'penembakan tidak disengaja' dari rudal asal India ke wilayah Pakistan pada 9 Maret 2022 karena 'kerusakan teknis' dan membuat keputusan untuk mengadakan Pengadilan Penyelidikan internal," kata Kemenlu Pakistan.

"Ini bersifat serius dari insiden tersebut menimbulkan beberapa pertanyaan mendasar mengenai protokol keamanan dan perlindungan teknis terhadap peluncuran rudal yang tidak disengaja atau tidak sah di lingkungan yang memiliki nuklir,” tegas Kemenlu Pakistan menegaskan.

Pakistan meminta pemerintah India untuk menjelaskan langkah-langkah dan prosedur yang ada untuk mencegah peluncuran rudal yang tidak disengaja terulang lagi. Kementerian luar negeri Pakistan telah meminta penjelasan yang jelas mengenai jenis dan spesifikasi rudal yang jatuh di wilayahnya, serta jalur/lintasan terbang rudal tersebut.

“Apakah rudal itu dilengkapi dengan mekanisme penghancuran diri? Mengapa gagal diaktualisasikan? Mengapa gagal untuk segera memberi tahu Pakistan tentang insiden itu," tegas pihak Kemenlu Pakistan.

Pakistan membentuk tim untuk menuntut penyelidikan bersama untuk menetapkan fakta. Pakistan menegaskan seluruh insiden menunjukkan banyak celah dan penyimpangan teknis yang serius dalam penanganan senjata strategis India.

"Keputusan India untuk mengadakan pengadilan internal tidak cukup karena rudal itu berakhir di wilayah Pakistan,” kata Kemenlu Pakistan.

Pakistan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memperhatikan secara serius insiden ini. Mereka menunggu penjelasan dan jawaban India.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore