Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Agustus 2021 | 13.35 WIB

Menlu Tiongkok Telepon Menlu Inggris Terkait Afghanistan, Sindir AS

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi melakukan pembicaraan lewat telepon dengan Menlu Inggris Dominic Raab dan Menlu Italia Luigi Di Maio untuk membahas situasi di Afghanistan. Wang Yi menyebut halaman baru telah dibuka dalam sejarah Afghanistan. Dia mengatakan memaksakan nilai-nilai tertentu pada negara dan peradaban lain sulit dicapai. Itu karena yang telah terjadi di masa lalu akan tetap terjadi di masa depan. Demikian Wang dalam percakapan telepon dengan Di Maio.

Komunitas internasional prihatin dengan arah masa depan Afghanistan sehingga menurut Wang, diperlukan konsensus semua pihak untuk membangun sistem politik yang terbuka dan inklusif di Afghanistan. Terutama mengupayakan kebijakan dalam dan luar negeri yang moderat dan stabil, dan memutuskan hubungan dengan semua organisasi teroris.

Wang menggarisbawahi pernyataan juru bicara Taliban yang berulang kali menyambut positif perhatian komunitas internasional dan menunjukkan sikap yang kooperatif. "Dengarkan kata-katanya, lihat tindakan-tindakannya," ujar Wang sambil berharap situasi di Afghanistan berubah ke arah yang lebih baik.

Sehari sebelumnya, Wang juga menghubungi Menlu Raab untuk membicarakan hal yang sama. "Situasi di Afghanistan menjadi salah satu contoh negatif, dan jika Amerika Serikat tidak belajar dari pelajaran yang menyakitkan, akan mendapatkan pelajaran yang baru," ujarnya dikutip media resmi Tiongkok.

Kepada Raab, Wang menyampaikan beberapa catatan bahwa ketika masalah Afghanistan memasuki tahap kritis dari militer ke penyelesaian politik, maka harus memperhatikan tiga aspek. Pertama, Taliban harus mampu menyatukan rakyat Afghanistan dengan membangun struktur politik yang terbuka dan inklusif sesuai dengan situasi negara tersebut.

Kedua, Afghanistan harus menindak tegas semua jenis organisasi teroris dan mencegah berkumpulnya para teroris lagi. Dan ketiga, masyarakat internasional harus dapat memainkan peran konstruktif dan menghormati kemerdekaan dan kedaulatan Afghanistan tanpa turut campur dalam urusan domestik Afghanistan.

Raab sepakat bahwa komunitas internasional harus mengambil pelajaran dari peristiwa yang terjadi di Afghanistan dan negara itu tidak boleh lagi menjadi pusat terorisme. Sementara, Di Maio mendukung komunikasi intensif Tiongkok dengan Taliban untuk memberikan arahan yang positif.

Sebelumnya Wang juga menelepon para mitranya di Pakistan dan Turki. Pasukan gerilyawan Taliban berhasil mengambil alih kekuasaan yang sah di Afghanistan pada Minggu (15/8). Beberapa pemimpin Taliban sebelumnya telah bertemu dengan Wang Yi di Tianjin pada 28 Juli.

Editor: Edy Pramana
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore