
Photo
JawaPos.com - Singapura hanya mengizinkan orang-orang yang telah divaksinasi dosis penuh Covid-19 untuk berkumpul dalam kelompok hingga 8 orang. Namun, mereka yang diizinkan berkumpul hanya yang sudah divaksinasi dengan program vaksinasi nasional dengan vaksin Pfizer dan Moderna, bukan Sinovac.
"Langkah-langkah tersebut mungkin diperbolehkan ketika Singapura mencapai cakupan program vaksinasi, ketika 50 persen dari populasi telah divaksinasi penuh," kata Menteri Kesehatan Ong Ye Kung.
Target tersebut diharapkan akan terpenuhi pada Minggu (18/7). Ong menambahkan bahwa populasi orang yang telah divaksinasi saat ini mendekati 40 persen.
Baca juga: Beda Perlakuan di Singapura, Disuntik Sinovac Dianggap Belum Vaksin
"Karena cakupan vaksinasi Singapura terus meningkat, kami akan memperkenalkan langkah-langkah manajemen aman yang berbeda untuk orang yang divaksinasi," kata Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura.
"Ini akan memungkinkan individu yang telah divaksinasi penuh di bawah program vaksinasi nasional untuk berpartisipasi dalam lebih banyak kegiatan masyarakat dan ekonomi," tambah pernyataan itu.
Untuk kegiatan dan tempat umum seperti bioskop, ibadah, acara MICE, dan perayaan pernikahan, pihak berwenang dapat mengizinkan dua kali lipat dalam ukuran kelompok hingga 500 orang yang divaksinasi lengkap. Sementara bekerja dari rumah tetap menjadi standar. Langkah-langkah ini akan berlaku untuk orang yang telah menerima dosis kedua vaksin Pfizer-BioNTech/Comirnaty atau Moderna, dengan tambahan dua minggu setelah dosis kedua untuk perlindungan optimal.
Bukan Sinovac
Vaksin lain yang digunakan di Singapura, Sinovac, tidak termasuk dalam program vaksinasi nasional. Vaksin itu tidak diperhitungkan terhadap tingkat vaksinasi nasional. Vaksin Sinovac sendiri diragukan kemanjurannya di Singapura.
"Ini karena sedikit data yang tersedia tentang kemanjuran Sinovac terhadap varian Delta," kata Direktur Layanan Medis Depkes, Kenneth Mak.
“(Untuk) vaksin mRNA, ada sedikit lebih banyak data yang tersedia saat ini mengenai kemanjuran vaksin terhadap varian Delta. Ini sebagian alasan mengapa kami memilih untuk mengandalkan vaksin yang lebih teruji,” kata Mak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022