
Petugas medis mengambil sampel penumpang KRL Commuter Line saat tes swab di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020). Tes swab yang dilakukan secara random untuk 300 penumpang dengan mengumpulkan cairan atau sampel dari bagian belakang hidung dan ten
JawaPos.com - Seorang perempuan dari Iowa, Amerika Serikat, mengalami masalah pada tulang tengkorak kepalanya usai menjalani tes swab untuk mendeteksi Covid-19. Dia mengalami kebocoran cairan tulang belakang setelah tes swab Covid-19.
Kejadian tersebut tergolong langka menurut para ahli. Kondisi itu akibat penyakit bawaan langka yakni bagian tengkorak perempuan itu terbuka.
“Sepengetahuan kami, ini adalah laporan pertama dari kebocoran CSF iatrogenik setelah usap hidung untuk Covid-19,” ungkap studi kasus yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Otolaryngology-Head & Neck Surgery seperti dilansir dari Science Times.
Perempuan yang tidak disebutkan namanya dari The Hawkeye State itu dilaporkan berusia 40 tahun. Keluhan pertama kali yang dia sampaikan adalah hidung meler, leher kaku, sakit kepala, kepekaan terhadap cahaya, serta rasa logam aneh yang tertinggal di mulutnya. Dia segera menjalani pemeriksaan yang menunjukkan adanya massa di sisi kanan rongga hidungnya. Lalu tes selanjutnya pada spesimen yang diambil mengungkapkan adanya cairan tulang belakang.
Para dokter kemudian membantu perempuan tersebut dengan mengisi lubang di tengkoraknya menggunakan prosedur cangkok kulit jaringan lunak. Ini adalah kelainan langka yakni tulang-tulang yang menyusun tengkorak tidak sepenuhnya menutup, menciptakan tonjolan seperti kantung dari celah yang berisi materi otak, cairan tulang belakang serebral, dan meninges, atau selaput yang menutupi otak.
Menurut National Organisation for Rare Disorders (NORD), lubang langka di tengkorak tersebut diyakini hanya mempengaruhi satu dari setiap 10 ribu bayi yang lahir di Amerika Serikat. NORD juga menjelaskan bahwa penyebab pasti kondisi yang dinamakan encephaloceles tersebut masih belum diketahui.
Kondisi ini diklasifikasikan sebagai cacat pada tabung saraf yakni saluran sempit yang berfungsi sebagai prekursor otak dan sumsum tulang belakang pada janin yang sedang berkembang. Tabung saraf menurut NORD bisa melipat dan menutup lebih awal selama kehamilan.
Celah ini bisa muncul di mana saja di tengkorak. Biasanya dideteksi melalui USG atau setelah bayi dilahirkan. Riwayat medisnya menunjukkan bahwa celah tersebut terdeteksi pada CT scan pada tahun 2017, tetapi didiagnosis sebagai infeksi sinus.
Menurut para dokter dalam laporan tersebut, kasus yang jarang terjadi itu menyoroti perlunya pelatihan yang memadai bagi para dokter dan masyarakat umum tentang pengujian tes usap hidung. Laporan tersebut juga menyarankan untuk menggunakan prosedur alternatif, terutama untuk pasien dengan masalah sinus dan kondisi kelainan tengkorak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022