Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2020 | 02.17 WIB

Pembatasan Dilonggarkan, Sao Paulo Catat Rekor Kematian Akibat Korona

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Sao Paulo, negara bagian Brasil yang paling padat penduduknya, mencatat rekor jumlah kematian akibat Covid-19 dalam dua hari beruntun yakni Selasa (9/6) dan Rabu (10/6). Ironisnya, rekor kematian itu muncul ketika otoritas setempat mulai melonggarkan pembatasan. Sejumlah aktivitas bisnis dan pusat perbelanjaan mulai dibuka.

Sao Paulo yang menjadi pusat wabah Covid-19 di Brasil mencatat 340 kematian baru dalam 24 jam terakhir pada Rabu (10/6). Jumlah kematian akibat Covid-19 di Sao Paulo total menjadi 9.862 jiwa. Jumlah ini merupakan seperempat dari total kematian akibat Covid-19 di Brasil yang mencapai 39.797 jiwa.

Hanya saja, rekor jumlah kematian itu tidak membuat takut warga Sao Paulo. Mereka memadati distrik perbelanjaan 25 de Março di Sao Paulo setelah sekitar setengah dari bisnis buka pada Rabu (10/6). Meski toko-toko yang dianggap penting seperti supermarket dan apotek tetap buka, sebagian besar toko di Sao Paulo telah ditutup sejak Maret.

Meski mulai dibuka tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Toko hanya mengizinkan orang yang memakai masker untuk berbelanja. Selain itu, Toko juga harus menyediakan gel alkohol untuk cuci tangan. Beberapa petugas toko juga mengecek suhu pembeli di pintu masuk.

"Saya sebenarnya takut karena virus masih menular. Tetapi pada saat yang sama saya harus pergi bekerja dan membeli barang untuk dijual di toko dengan memakai masker," kata Vanessa Pereira, seorang pramuniaga kepada Reuters seperti dilansir France24.

Sementara itu, mal di pusat kota mulai dibuka kembali pada Kamis (11/6). Operasional selama empat jam dalam sehari. Itu dilakukan karena mengurangi akses publik sebagai tindakan pencegahan terhadap penularan wabah Covid-19.

Seperti diketahui, keputusan untuk membuka kembali toko-toko dan pusat bisnis telah disetujui oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Presiden bahkan mengabaikan peringatan para ahli kesehatan masyarakat bahwa penyebarannya masih tinggi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=-SawoBNFE38

https://www.youtube.com/watch?v=2jfjBpXjL40

https://www.youtube.com/watch?v=ofqLLH0UGPc

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore