Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juli 2018 | 23.05 WIB

Perempuan Ini Bangun di Kamar Mayat Usai Dinyatakan Meninggal

Perempuan dinyatakan meninggal hidup lagi - Image

Perempuan dinyatakan meninggal hidup lagi

JawaPos.com - Petugas forensik tercengang ketika mereka menarik seorang perempuan keluar dari lemari es dan menemukan ia masih bernapas. Seperti dilansir Mirror pada Senin (2/7), perempuan yang tinggal di Johannesburg, Afrika Selatan itu dinyatakan meninggal setelah kecelakaan mobil yang menimpanya.


Ia dibawa ke rumah sakit kemudian dinyatakan meninggal, lalu disimpan di dalam kulkas penyimpanan mayat. Namun beberapa jam kemudian, petugas forensik tercengang ketika mereka menarik perempuan keluar dari lemari es dan menemukannya masih bernapas.


Dia telah dinyatakan meninggal oleh paramedis setelah kecelakaan yang diduga telah menewaskan tiga orang, di jalan dekat Johannesburg, Afrika Selatan. Namun ternyata perempuan itu masih hidup.


Perempuan itu menderita luka parah di kepala. Para penyelidik mencoba untuk mencari tahu kesalahan yang telah diperbuat paramedis. “Paramedis dilatih untuk menentukan kematian, bukan kita. Anda tidak pernah berharap untuk membuka lemari es dan menemukan seseorang di sana hidup. Dapatkah Anda membayangkan jika kami telah memulai otopsi dan membunuhnya?” ujar seorang sumber pada Times Select.

Perempuan yang berasal dari Provinsi Gauteng itu dilarikan ke Rumah Sakit Carletonville dan kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Leratong di Krugersdorp, tempat dia menerima perawatan. Kecelakaan itu terjadi di dekat Carletonville pada 24 Juni dini hari ketika sebuah mobil lepas kendali dan terguling.


Pihak rumah sakit bersikeras paramedisnya telah melakukan pekerjaan sesuai dengan protokol, seperti memeriksa denyut nadi dan pernapasan, serta peralatan yang mereka gunakan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. “Deteksi kehidupan juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti dingin, alkohol, obat-obatan, dan cedera,” ujarnya.


Pihak rumah sakit juga mengakui kepada Times Select bahwa ini bukan pertama kalinya hal seperti itu terjadi di Afrika Selatan. Mereka meramalkan, bisa saja terjadi lagi meskipun ada peraturan atau protokol yang dimaksudkan sebagai upaya pencegahan.


Kejadian serupa pernah terjadi pada Januari lalu, seorang tahanan berusia 29 tahun terbangun di atas meja otopsi setelah dinyatakan meninggal oleh tiga dokter di Spanyol. Selain itu, pada 2017, seorang perempuan berusia 21 tahun dibakar hidup-hidup ketika dikremasi setelah dia dinyatakan meninggal di rumah sakit di India.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore