Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2017 | 00.06 WIB

Pemotong Rambut Misterius Menebar Teror di India

MISTERI: Polisi memeriksa salah seorang korban yang rambutnya digunting. - Image

MISTERI: Polisi memeriksa salah seorang korban yang rambutnya digunting.

JawaPos.com – Paranoid dan kecemasan melanda perempuan-perempuan di India. Itu terjadi setelah ada pelaku misterius pemotong rambut yang merajarela. Sudah ada lebih dari 50 perempuan di Negara Bagian Haryana dan Rajasthan melaporkan kalau rambut mereka digunting saat mereka sedang tidak sadar diri.


Polisi saat ini bekerja keras untuk menyelesaikan misteri yang membuat perempuan-perempuan di India panik. ”Ada cahaya terang yang bikin saya pingsan. Sejam kemudian saya bangun dan menyadari kalau rambut panjang saya sudah dipotong,” kata Sunita Devi, ibu rumah tangga berusia 53 tahun dari Bhimgarh Kheri, distrik Gurgaon, di Haryana.


Penyerangan pada Jumat pekan lalu itu membuatnya trauma luar biasa. ”Saya tidak bisa tidur atau berkonsentrasi. Saya pernah membaca kejadian serupa di Rajasthan, tetapi saya tidak menduga itu terjadi pada saya,” sambungnya.


Cerita mengenai hantu pemotong rambut merebak Juli lalu di Rajasthan. Tetapi kemudian cerita yang serupa datang dari Haryana, dan bahkan Ibukota Delhi. Saat ini Sunita Devi yang tinggal di komunitas perajut dan petani selalu ditemani tetangganya kemana pun berada.


Dikatakan Sunita, penyerangnya datang sekitar pukul 21.30. Lelaki tua yang mengenakan baju berwarna cerah. ”Saya sendirian di lantai bawah. Menantu perempuan dan cucu saya ada di lantai dua.” Saat penyerangan, orang rumah sama sekali tidak mendengar apa pun.


Yang mengherankan adalah tetangga tidak ada yang tahu ada orang masuk rumah Sunita. Padahal, kediamannya berada di tengah-tengah rumah-rumah lain dan umumnya warga sekitar pukul 21.00-22.00 masih belum pada terlelap. ”Kami biasanya usai makan malam dan berbincang santai. Beberapa dari kami bahkan keluar rumah. Tetapi kami tidak melihat orang asing masuk dan keluar rumah Sunita saat itu,” ujar Munesh Devi salah satu tetangga Sunita.


Dan ketakutan atas hantu pemotong rambut itu bertambah besar ketika pada hari berikutnya giliran tetangga Sunita yang lain, Asha Devi, yang diserang dan dicuri rambutnya. Namun kali ini pelakunya adalah perempuan.


Mertua Asha, Suraj Pal, kemudian memutuskan mengirimkan semua perempuan di keluarganya untuk keluar kota dan tinggal bersama saudara yang lain. Pal mengatakan kalau Asha keluar rumah untuk menyelesaikan pekerjaan rumah. Itu sekitar pukul 22.00.


Suraj kemudian keluar rumah juga karena Asha tidak masuk setelah 30 menit. ”Kami mencarinya dan menemukannya tidak sadarkan diri di kamar mandi. Rambutnya digunting dan dilempar di lantai,” ceritanya.


Asha sadar setelah sejam dan mengatakan kalau dia diserang oleh seorang perempuan. ”Semua terjadi kurang dari 10 detik,” sambungnya.


Kasus serupa juga terjadi di distrik Rewari. Ceritanya pun sama. Para korban dibikin tidak sadarkan diri dan digunting rambutnya. Semua menceritakan kalau sebelum kejadian, ada seseorang yang menepuk punggung atau bahu mereka. Itu hal terakhir yang mereka ingat. Karena kemudian, mereka bangun dan menyadari kalau rambut mereka dipotong.


Juru bicara kepolisian Gurgaon, Ravinder Kumar, mengatakan kalau ini adalah kasus yang aneh. ”Tidak ada petunjuk apa pun di lokasi kejadian. Tes medis kepada para korban pun hasilnya normal,” katanya. Dan yang aneh, tidak ada saksi mata satu pun yang melihat pelaku.


Hipotesa mengenai kejadian ini pun berkembang liar. Ada yang menyebutkan kalau ini pekerjaan dukun dan ada yang bilang ini dilakukan genk. Namun ada juga yang menyebutkan kalau kasus ini tak lebih dari contoh klasik histeria massal.


”Tidak ada kekuatan supernatural atau keajaiban di sini. Mereka yang mengalami ini mesti mengalami konflik psikologis,” kata rasionalis Sanal Edamaruku kepada BBC. ”Ini histeria massal. Mereka mendengar mengenai kejadian ini dan mereka mengulanginya. Sebagian tanpa sadar ketika melakukannya,” terangnya.


Namun, salah seorang korban, Reena Devi tidak sepakat. ”Bertahun-tahun saya memanjangkan rambut dan itu membuat saya bahagia. Dan semua itu hilang. Anda tidak bisa bayangkan sedihnya saya. Konyol kalau ada yang bilang perempuan memotong sendiri rambut mereka dalam kasus ini,” ulasnya.(*)

Editor: Dwi Shintia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore