Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 November 2020 | 12.25 WIB

30 Ribu Orang di AS Jalani uji Coba Vaksin Covid-19 dari Moderna

Relawan saat mengikuti simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedoteran Universitas Padjajaran, Kota Bandung, Kamis(6/8). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III vaksin Covid - Image

Relawan saat mengikuti simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedoteran Universitas Padjajaran, Kota Bandung, Kamis(6/8). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III vaksin Covid

JawaPos.com - Setelah vaksin Pfizer, kini ada vaksin baru lagi yang diumumkan efektif bisa melindungi  Covid-19 hampir 95 persen efektif. Yaitu vaksin Covid-19 dari perusahaan asal Amerika Serikat, Moderna.

Hasilnya sama efektifnya seperti vaksin asal AS sebelumnya yakni Pfizer. Karena dengan adanya dua vaksin ini menambah keyakinan yang semakin besar bahwa sudah ada vaksin yang dapat membantu mengakhiri pandemi.

Kedua perusahaan itu menggunakan pendekatan yang sangat inovatif dan eksperimental untuk merancang vaksin mereka. Moderna mengatakan temuan ini bisa memberikan harapan untuk dunia

"Hari yang luar biasa," kata para ilmuwan seperti dilansir dari BBC, Senin (16/11).


Mereka berencana untuk mengajukan permohonan persetujuan darurat untuk menggunakan vaksin itu dalam beberapa minggu ke depan. Namun, ini masih data awal.

Uji coba tersebut melibatkan 30 ribu orang di AS dengan setengahnya diberi dua dosis vaksin, dengan jarak empat minggu. Sisanya mendapat suntikan tiruan.

Analisis ini didasarkan pada 95 orang pertama yang mengalami gejala Covid-19. Hanya lima dari kasus Covid-19 terjadi pada orang yang diberi vaksin, 90 di antaranya yang diberi pengobatan tiruan. Perusahaan mengatakan vaksin tersebut melindungi atau manjur pada 94,5 persen orang.

"Efektivitas keseluruhannya luar biasa. Ini hari yang luar biasa," kata Kepala petugas medis di Moderna Tal Zaks, kepada BBC News.

Presiden perusahaan Dr Stephen Hoge mengatakan, tak menyangka vaksin itu bisa menunjukkan hasil yang maksimal. "Saya kira tidak ada dari kami yang menyangka vaksin itu 95 persen efektif mencegah penyakit Covid-19, itu benar-benar realisasi yang menakjubkan," ujarnya.

Moderna mengatakan, ketersediaan vaksin akan ditentukan berdasarkan izin darurat oleh regulator di AS dalam beberapa minggu mendatang. Vaksin ini diharapkan memiliki 20 juta dosis yang tersedia di negara tersebut.

Perusahaan berharap memiliki hingga satu miliar dosis tersedia untuk digunakan di seluruh dunia tahun depan dan berencana untuk meminta persetujuan di negara lain juga.

Kekurangannya, belum diketahui apakah vaksin itu hanya menghentikan orang menjadi sakit parah, atau menghentikan bisa sampai tak menularkan. Sejauh ini tidak ada masalah efek samping yang signifikan yang dilaporkan. Hanya sakit kepala dan nyeri ringan yang dilaporkan setelah injeksi pada beberapa pasien.

Editor: Dimas Ryandi
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore