
Photo
JawaPos.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 RI, Kedutaan Besar RI di Tiongkok menggelar lomba baca puisi tentang kepahlawanan dan kemerdekaan. Perserta lomba tersebut yakni mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia, di Tiongkok. Di luar ekspektasi, peminatnya lebih banyak dari segi jumlah maupun kemampuan.
"Jumlah peserta yang ikut lomba 43 orang. Di luar ekspektasi kami, yang semula hanya 20-30 peserta," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar RI di Beijing, Yaya Sutarya, saat membuka lomba tersebut, Kamis (13/8) dilansir dari Antara.
Lomba tersebut digelar satu hari secara virtual melalui aplikasi Zoom, dengan melibatkan dewan juri dari LKBN ANTARA dan kalangan akademisi.
Masing-masing peserta membacakan satu dari lima puisi berjudul, "Prajurit Jaga Malam", "Maju", "Karawang-Bekasi" yang ketiganya merupakan karya Chairil Anwar, "Pahlawan Tak Dikenal" (Toto Sudarto Bachtiar), dan "Gugur" (WS Rendra).
Dalam lomba tersebut, para peserta dinilai berdasarkan teknik vokal, pemahaman, penghayatan, dan penampilan.
Para peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi dari berbagai daerah di Tiongkok yang memiliki jurusan Bahasa Indonesia.
"Untuk ukuran orang asing, Bahasa Indonesia mereka sangat bagus," kata Edy Sujatmiko, anggota dewan juri, yang terkesima dengan penampilan para peserta.
"Saya juga tidak menyangka. Ternyata penguasaan Bahasa Indonesia para peserta cukup bagus," kata Ida Wahyuni, anggota dewan juri lainnya, tak kalah herannya.
Sebagian peserta ada yang mengiringi bacaan puisinya dengan ilustrasi musik untuk menunjang penampilan.
Uniknya, dari 43 peserta lomba yang juga digelar dalam rangkaian peringatan 70 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-China itu hanya ada satu peserta pria.
Hal itu dikarenakan peminat jurusan Bahasa Indonesia di kampus-kampus perguruan tinggi yang tersebar di wilayah timur laut, timur, utara, barat, barat daya, selatan daratan Tiongkok itu didominasi kaum Hawa.
Pemenang lomba berhadiah uang tunai secara keseluruhan sebesar 3.250 yuan atau sekitar Rp6,9 juta ditambah sertifikat dan bingkisan itu diumumkan pada 17 Agustus 2020.
"Lomba ini bagian dari ikhtiar kami untuk mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan China serta dalam upaya meningkatkan kemampuan para mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia di Tiongkok dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar," kata Yaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022