
Photo
JawaPos.com - Presiden Tiongkok Xi Jinping menegaskan agar negara asing tak campur tangan atau mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok. Jika nekat, maka akan berhadapan dengan kekuatan rakyat Tiongkok.
Hal itu ditegaskan Xi Jinping saat memperingati 100 tahun Partai Komunis Tiongkok. Xi Jinping berbicara tentang tekad Tiongkok untuk melawan tekanan asing sambil menyampaikan aspirasi nasional pada perayaan ulang tahun ke-100 Partai Komunis Tiongkok.
"Kami tidak akan menerima tekanan dari mereka yang merasa memiliki hak untuk menceramahi kami,” kata Xi.
Namun, Xi tidak menyebutkan nama negara tertentu, di tengah meningkatnya ketegangan Tiongkok dengan AS. Xi mengatakan Tiongkok tidak akan pernah mengizinkan kekuatan asing untuk menggertaknya.
"Siapa pun yang mencoba melakukannya akan berhadapan dengan tembok baja besar yang ditempa oleh lebih dari 1,4 miliar penduduk kami," tegasnya.
“Satu abad yang lalu Tiongkok menurun dan layu di mata dunia. Hari ini, citra yang dihadirkannya kepada dunia adalah salah satu bangsa yang berkembang, yang maju dengan momentum yang tak terhentikan menuju peremajaan," ujarnya.
"Nasib pembangunan dan kemajuan Tiongkok tetap berada di tangan kita sendiri," katanya.
Xi menambahkan bahwa Tiongkok perlu mempromosikan pembangunan berkualitas tinggi dan membangun kekuatan nasional dalam sains dan teknologi. Dia menekankan kebutuhan Tiongkok untuk memodernisasi militernya dan melatih personilnya ke tingkat standar kelas dunia untuk memastikan keamanan nasional.
Pidato Xi berlangsung lebih dari satu jam, sebagian besar berfokus pada narasi sejarah tentang peran sukses Partai Komunis. Sebagian besar peserta tampaknya tidak mengenakan masker atau mempraktikkan jarak sosial di acara tersebut.
“Partai dan rakyat Tiongkok akan terus bergerak maju dengan percaya diri dalam langkah lebar di sepanjang jalan yang telah kami pilih untuk diri kami sendiri,” kata Xi. “Kita harus menjunjung tinggi kepemimpinan partai yang tegas. Keberhasilan Tiongkok bergantung pada partai,” kata Xi.
Xi secara resmi menjadi presiden Tiongkok pada 2013 dan juga memegang posisi politik tertinggi sekretaris jenderal komite pusat partai. Dia menghapus batas masa jabatan pada 2018, secara efektif memungkinkan dia untuk tetap menjadi presiden seumur hidup.
Pada 5 Juni, media pemerintah mengatakan ada 95,148 juta anggota Partai Komunis Tiongkok. Angka ini naik 3,234 juta dari akhir 2019. Lebih dari 12 juta, atau sekitar 13 persen, berusia 30 tahun ke bawah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022