
Mobil-mobil terbakar di jalanan selama demonstrasi di Teheran, Iran, pada 8 Januari 2026. (Reuters)
JawaPos.com-Jumlah korban tewas akibat protes di Iran meningkat menjadi 5.002, menurut Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS pada Kamis.
Menurut data yang dikumpulkan organisasi tersebut, sebanyak 26.752 orang ditangkap hingga hari ke-26 protes nasional di negara itu dan setidaknya 7.391 orang mengalami luka parah selama protes, menurut laporan tersebut.
Iran telah diguncang oleh gelombang protes sejak bulan lalu, dimulai pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran, yang dipicu depresiasi tajam rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi. Demonstrasi kemudian menyebar ke beberapa kota lain.
Para pejabat Iran menuduh AS dan Israel mendukung apa yang mereka sebut sebagai "perusuh bersenjata," yang telah melakukan beberapa serangan di tempat umum di seluruh negeri.
Presiden AS Donald Trump berulang kali mengancam akan "menindak keras" jika para pengunjuk rasa terbunuh, tetapi kemudian memuji Teheran karena dilaporkan membatalkan ratusan eksekusi yang dijadwalkan. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
