
Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin saling berhadapan dalam uji coba nuklir. (Freepik)
JawaPos.com-Kepala Dewan Keamanan Rusia Sergey Shoygu mengatakan bahwa Rusia akan melakukan uji coba nuklir jika negara lain melakukannya.
Dia menyatakan hal itu sehari setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan militer Amerika Serikat untuk memulai lagi proses pengujian senjata nuklir setelah 33 tahun dihentikan.
"Presiden Rusia Vladimir Vladimirovich Putin, panglima tertinggi, telah menanggapi hal ini. Jika mereka mulai melakukan uji coba, tentu saja kami akan melakukan hal yang sama," kata Shoigu kepada para wartawan di Moskow pada Jumat (31/10).
"Saya lihat tak ada hal yang baru di sini; ini adalah respons yang wajar. Jika mereka tidak melakukannya, kami juga tidak akan melakukannya," kata dia.
Di Truth Social pada Kamis, Trump mengatakan telah memerintahkan Departemen Pertahanan untuk segera memulai uji coba senjata nuklir. "Proses itu akan segera dimulai," kata dia.
Sebelumnya, Moskow mengatakan bahwa Rusia, yang bulan ini telah menguji rudal jelajah dan torpedo otonom bertenaga nuklir, belum melakukan pengujian senjata nuklir yang sebenarnya. (*)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
