Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 21.38 WIB

Mengenal UN Woman: Organisasi Global yang Berdiri untuk Perempuan

Dokumentasi visual dari kegiatan UN Women dalam memajukan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan secara global. (unwomen.org) - Image

Dokumentasi visual dari kegiatan UN Women dalam memajukan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan secara global. (unwomen.org)

JawaPos.com - UN Women, atau secara resmi dikenal sebagai United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women, merupakan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dibentuk untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di seluruh dunia. Organisasi ini mulai beroperasi pada Januari 2011 sebagai hasil dari Resolusi Majelis Umum PBB nomor 64/289, yang menggabungkan empat entitas sebelumnya, yakni DAW, INSTRAW, OSAGI, dan UNIFEM.

Sebagai organisasi global, sebagaimana dilansir dari unwomen.org, UN Women memiliki mandat untuk mendukung negara-negara anggota dalam merancang dan menerapkan kebijakan yang menjamin hak-hak perempuan. Mereka bekerja sama dengan badan antarpemerintah seperti Komisi Status Perempuan untuk menetapkan norma dan standar internasional yang mendorong kesetaraan gender.

Selain itu, UN Women juga menyediakan dukungan teknis dan finansial bagi negara-negara yang membutuhkan, serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat sipil.

UN Women berperan penting dalam mengkoordinasikan sistem pekerja PBB agar tetap akuntabal terhadap komitmen kesetaraan gender.

Organisasi ini secara berkala memantau progres yang dicapai oleh berbagai lembaga PBB, termasuk UNICEF, UNDP, dan UNFPA dalam upaya mereka memberdayakan perempuan dan anak perempuan. Dengan mendekatkan lintas sektor, UN Women memastikan bahwa Isu gender tidak hanya menjadi agenda sosial, tapi juga bagian integral dari pembangunan berkelanjutan dan perdamaian global.

Dalam praktiknya, UN Women telah aktif di lebih dari 100 negara dan mendukung jutaan perempuan melalui program kemanusiaan, advokasi, dan edukasi.

Di wilayah konflik seperti Gaza dan Sudan, UN Women memberikan bantuan langsung kepada perempuan yang terdampak krisis, termasuk layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan akses ke keadilan. Organisasi ini juga menjadi mitra strategis bagi pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal dalam menciptakan dunia yang lebih inklusif dan adil bagi semua gender.

Kehadiran UN Women menjadi bukti bahwa perjuangan untuk kesetaraan gender bukan hanya isu domestik, melainkan gerakan Global yang membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas budaya. Dengan visi "Planet 50 - 50" dan kampanye seperti seperti HeForShe, UN Women terus mendorong partisipasi laki-laki dalam perjuangan hak perempuan menjadikan kesadaran gender sebagai tanggung jawab bersama. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore