Ilustrasi: Kawasan teluk bergejolak usai serangan Iran ke pangkalan militer AS di Qatar dan Irak. (Google Maps)
JawaPos.com - Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran meluncurkan serangan rudal balistik ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Qatar, Senin (23/6).
Serangan ini disebut sebagai balasan langsung atas serangan udara AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran akhir pekan lalu.
Sebanyak 14 rudal balistik jarak pendek dan menengah diluncurkan dari wilayah Iran menuju Pangkalan Udara Al Udeid, pusat militer utama AS di kawasan Teluk.
Meskipun serangan tersebut menghebohkan, namun dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa. Salah satu rudal dilaporkan hanya menghantam sebuah bangunan di dekat pangkalan.
Otoritas Qatar segera mengaktifkan sistem pertahanan udara dan berhasil mencegat sebagian besar proyektil tersebut.
Mengutip Axios, sumber militer AS mengonfirmasi bahwa tidak ada korban atau kerusakan infrastruktur vital.
Namun, peringatan bahaya dan penutupan ruang udara sempat diumumkan di beberapa negara tetangga seperti Irak, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Kuwait, menandakan ketegangan yang mengancam kawasan secara lebih luas.
Khamenei Kirim Pesan Tegas: "Kami Tidak Akan Menyerah."
Beberapa jam setelah serangan, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memanaskan suasana dengan memposting gambar bendera Amerika Serikat yang terbakar di platform X (dulu Twitter).
Dalam pesannya, ia menegaskan: "Kami tidak akan menyerah pada agresi siapa pun. Ini adalah logika bangsa Iran."
Pernyataan tersebut memperkuat sikap Iran yang selama ini dikenal tidak gentar menghadapi tekanan militer dari Barat, khususnya Amerika Serikat dan sekutunya.
Dalam pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Iran, serangan ke Qatar disebut dilakukan secara terkalkulasi.
Jumlah rudal yang diluncurkan diklaim setara dengan jumlah bom yang dijatuhkan AS saat menyerang fasilitas nuklir Iran, sebagai bentuk "pembalasan yang berimbang".
Serangan itu, menurut Teheran, sengaja diarahkan ke wilayah non-permukiman dan tidak membahayakan warga sipil atau infrastruktur sipil Qatar.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
