
Ilustrasi kasus penembakan. (pexels)
JawaPos.com - Phoenix Iknet mengamuk di Universitas Negeri Florida. Pria 20 tahun itu menembakkan timah panas dan menyebabkan dua orang tewas dan lima orang harus dirawat di rumah sakit.
Ikner merupakan anak seorang polisi. Dilansir dari AFP, Jumat (18/4), Ikner mendapat pelatihan dari kantor polisi. Inilah kenapa dia punya akses terhadap senjata api.
Polisi Leon County Walt McNeil membenarkan bahwa Ikner merupakan anak dari salah satu stafnya. "Sayangnya, anak tersebut memiliki akses ke salah satu senjata dan itu sama yang ditemukan di tempat kejadian," ujarnya.
Polisi berhasil melumpuhkan Ikner dengan tembakan. Dia juga dibawa ke rumah sakit ketika sudah tidak berdaya.
Dari CCTV yang ada, Ikner terlihat berada di halaman kampus. Dia lantas menembaki orang-orang yang keluar dari kampus.
"Semua orang baru saja memulai keluar dari Serikat mahasiswa," kata salah satu saksi Wayne.
Dia menyebut ada delapan hingga 10 kali suara tembakan. Wayne juga sempat melihat seorang korban yang tertembak di dadanya.
Dia menceritakan bahwa situasi saat itu sangat mencekam. Dua orang korban meninggal bukanlah siswa dari universitas itu.
Universitas Negeri Florida lalu membatalkan semua kelas dan mempersilahkan mahasiswanya untuk meninggalkan kampus pasca kejadian. Presiden Universitas Negeri Florida Richard McCullough mengatakan memberikan dukungan pada korban.
"Kami benar-benar prihatin dengan kekerasan yang terjadi di kampus," katanya.
Di Amerika Serikat sendiri dibolehkan untuk membawa senjata api. Publik sebenarnya ingin ada kontrol terkait penggunaan senjata api ini.
Aksi penembakan ini dapat atensi Gedung Putih. Presiden Amerika Donald Trump berkomentar. Dia menyebut penembakan itu hak yang mengerikan. Namun dia tetap ngotot untuk mempertahankan akses masyarakat terhadap senjata.
"Hal-hal ini mengerikan tetapi senjata tidak menembakan sendiri. Manusia yang menembakan," ujarnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
