
Aparat kepolisian dan Secret Service menutup jalan di sekitar Gedung Putih usai insiden penembakan di Washington, D.C., Sabtu (23/5/2026).(AP Photo/Alex Brandon)
JawaPos.com — Situasi keamanan di sekitar Gedung Putih kembali menjadi sorotan dunia setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah petugas penjaga pos pemeriksaan keamanan pada Sabtu malam waktu setempat.
Insiden tersebut berakhir dengan penembakan balasan oleh agen Secret Service Amerika Serikat yang menyebabkan pelaku tewas, sementara seorang warga sipil di lokasi turut mengalami luka serius akibat baku tembak tersebut.
Peristiwa itu terjadi di kawasan dekat 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, hanya sekitar satu blok dari kompleks Gedung Putih. Lokasi tersebut langsung ditutup aparat federal dan kepolisian Washington DC setelah suara rentetan tembakan terdengar di area pusat pemerintahan Amerika Serikat tersebut.
Dilansir dari NPR, Minggu (24/5/2026), Secret Service dalam pernyataan resminya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, pria tersebut mendekati pos pemeriksaan keamanan sekitar pukul 18.00 waktu setempat sebelum “mengeluarkan senjata dari tasnya dan mulai melepaskan tembakan ke arah petugas yang berjaga.”
Aparat kemudian membalas tembakan dan mengenai pelaku. Pria itu sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Selain pelaku, seorang warga sipil yang berada di sekitar lokasi juga terkena tembakan dan berada dalam kondisi kritis. Namun hingga kini aparat penegak hukum belum dapat memastikan apakah korban terkena peluru yang ditembakkan pelaku atau justru terkena tembakan balasan dari aparat keamanan saat insiden berlangsung.
Seorang pejabat penegak hukum yang berbicara kepada media dengan syarat anonim mengatakan investigasi forensik masih berlangsung untuk memastikan asal peluru yang mengenai warga sipil tersebut.
Secret Service juga menegaskan tidak ada personel mereka yang terluka dalam kejadian itu. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diketahui berada di dalam Gedung Putih saat penembakan berlangsung. Meski demikian, pihak Secret Service menyatakan presiden “tidak terdampak” oleh insiden tersebut karena sistem pengamanan langsung diperketat sesaat setelah suara tembakan terdengar.
Ketegangan juga dirasakan para jurnalis di kompleks Gedung Putih. Sejumlah wartawan dilaporkan segera berlindung di ruang konferensi pers setelah mendengar rentetan tembakan.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
