Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Desember 2024 | 14.00 WIB

Kaleidoskop 2024: Dampak Perang Israel-Hamas terhadap Perdamaian Global dan Upaya Penyelesaian Konflik yang Terus Berlanjut

Kondisi Gaza yang porak-poranda akibat perang. (X/@TimesofGaza) - Image

Kondisi Gaza yang porak-poranda akibat perang. (X/@TimesofGaza)

JawaPos.com — Dunia menyaksikan ketegangan yang semakin intens antara Israel dan Palestina (Hamas) di sepanjang 2024. Konflik yang telah berlangsung lebih dari enam dekade ini memunculkan dampak mendalam, dengan ribuan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang semakin parah.

Di tengah upaya diplomasi yang terus berlanjut, situasi di Gaza semakin rumit dengan keterlibatan aktor internasional. Ketegangan yang terus meningkat di wilayah tersebut berdampak signifikan terhadap kestabilan politik global dan perdamaian dunia.

Sebagai salah satu konflik terpanjang dalam sejarah modern, kekerasan yang terjadi di Jalur Gaza akibat perseteruan antara Israel dan Palestina (Hamas) di 2024 menjadi sorotan utama dalam pembahasan geopolitik internasional. Sepanjang tahun ini, sejumlah peristiwa signifikan telah memengaruhi dinamika kawasan tersebut, dengan komunitas internasional terbagi dalam mencari solusi untuk meredakan ketegangan.

Perhatian dunia terpusat pada upaya mediasi yang terus dilakukan, namun kenyataannya perdamaian tampaknya semakin sulit dicapai. Berbagai laporan serangan udara, gempuran militer, dan korban sipil terus menghiasi berita internasional, menambah keprihatinan tentang masa depan wilayah tersebut.

JawaPos.com mengulas perkembangan utama dalam konflik Israel-Palestina sepanjang tahun 2024, dengan fokus pada peristiwa penting yang mencatatkan sejarah baru dalam ketegangan antara kedua belah pihak.

April 2024: Seruan Pembatasan Kegiatan Idul Fitri di Tengah Konflik

Pada April 2024, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengeluarkan seruan untuk membatasi perayaan Idul Fitri yang berlangsung pada Selasa (9/4/2024). Dalam pernyataannya, Abbas menekankan agar perayaan Idul Fitri hanya dilakukan dalam bentuk ritual keagamaan tanpa melibatkan kegiatan sosial lainnya.

Seruan ini tercetus di tengah tekanan militer yang terus-menerus diberikan oleh Israel kepada Gaza, yang memaksa rakyat Palestina merayakan hari besar dengan penuh keterbatasan.

Abbas berharap perayaan Idul Fitri berikutnya bisa berlangsung dalam suasana yang lebih damai, dengan harapan agar aspirasi rakyat Palestina untuk kebebasan dan kemerdekaan segera terwujud.

Desakan Menteri Keuangan Israel untuk Tindakan Agresi Militer Lebih Lanjut

Masih terjadi di April 2024, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengeluarkan seruan yang menarik perhatian dunia internasional. Smotrich mendesak badan intelijen Israel, Mossad, untuk melakukan serangan langsung terhadap para pemimpin Hamas dan menghancurkan seluruh wilayah Jalur Gaza.

Seruan ini muncul setelah laporan yang menyebutkan adanya proposal pertukaran tahanan dengan Hamas. Namun, Smotrich menolak usulan tersebut dan lebih memilih tindakan agresi militer sebagai solusi atas ketegangan yang ada.

“Waktunya telah tiba bagi Mossad untuk melanjutkan tindakan yang telah dilatih untuk mereka lakukan, yaitu menyingkirkan para pemimpin Hamas di seluruh dunia dan tidak (mengambil bagian dalam) perundingan yang telah dilakukan secara tidak bertanggung jawab dan merugikan keamanan Israel,” ujar Smotrich melalui media sosial X, seperti dikutip dari Antara, Jumat (26/4/2024).

Juni 2024: Pengusulan Israel yang Menyudutkan PBB dan UNRWA

Di bulan Juni, Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan, mengusulkan agar badan PBB yang menangani pengungsi Palestina, UNRWA, dinyatakan sebagai organisasi teroris. Usulan ini datang sebagai reaksi terhadap keputusan PBB yang memasukkan Israel ke dalam daftar entitas yang melanggar hak anak-anak di zona konflik.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore