Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Desember 2024 | 12.36 WIB

Dari Pecahan Mangkuk Porselen ke Prasasti Langka di Gunung Sion, Ditemukan Jejak Dinasti Ming di Jerusalem, Sebuah Terobosan Arkeologi

Situs arkeologi di Gunung Sion, Jerusalem. (pexels.com) - Image

Situs arkeologi di Gunung Sion, Jerusalem. (pexels.com)

JawaPos.com–Para arkeolog telah menemukan bukti hubungan antara tanah Israel dan Tiongkok secara kebetulan di Jerusalem. Ditemukan sebuah pecahan mangkuk porselen atau keramik di Gunung Sion selama Israel Antiquities Authority (IAA) dan German Protestant Institute of Archeology (GPIA) melakukan penggalian arkeologis.

Tak disangka, para peneliti menemukan sebuah artefak langka yaitu prasasti Tiongkok abad ke-16. Prasasti tersebut berbunyi, Selamanya kami akan menjaga mata air abadi, dikutip dari express.co.uk, Senin, (16/12).

Kerja sama ekskavasi antara IAA dan GPIA telah berlangsung di Gunung Sion selama 3 tahun terakhir. Selama melakukan penggalian sebagian besar artefak yang ditemukan berasal dari periode Bizantium dan lebih awal dari periode Bait Suci Kedua yang berusia lebih dari 1.500 tahun yang lalu.

Jadi, temuan artefak dari Tiongkok di situs penggalian yang sama dan berasal dari periode yang lebih baru menakjubkan bagi para tim ekskavator yang dipimpin Profesor Dieter Vieweger.

Seorang arkeolog IAA, Michael Chernin selama melakukan penggalian secara prosedural di musim panas melihat benda berwarna-warni mencuat dari tanah yang telah dibersihkan ketika situs sedang dipersiapkan. Ketika Chernin mengeluarkan pecahan tersebut dan mencucinya, dia melihat ada tulisan di bagian bawah artefak tersebut.

Dr. Anna de Vincenz, sebagai spesialis tembikar mengidentifikasi bahwa prasasti tersebut beraksara Tiongkok. Bejana tersebut kemudian diperiksa Jingchao Chen seorang periset di Hebrew University di Jerusalem untuk mengartikan aksara pada prasasti itu.

Para ahli memperkirakan prasasti ini berasal dari tahun 1520-1570 dan dari Dinasti Ming. Para ahli mengatakan bahwa bejana porselen Tiongkok kuno telah ditemukan di Israel sebelumnya, tetapi ini adalah pertama kalinya ditemukan prasasti sebagai jejak Tiongkok.

Bagaimana sebuah hidangan bisa sampai dari Tiongkok ke Gunung Sion? Tulisan-tulisan sejarah menunjukkan adanya hubungan dagang yang erat pada abad ke-16 antara Kekaisaran Tiongkok dan Kekaisaran Ottoman yang menguasai Israel pada saat itu.

Sekitar 20 delegasi resmi Ottoman mengunjungi istana kekaisaran di Beijing selama abad 15 sampai 17 berdasarkan catatan Dinasti Ming. Hubungan perdagangan antara kedua kekaisaran itu juga digambarkan dalam buku-buku perjalanan yang ditulis para pedagang dari periode yang sama.

Tulisan-tulisan cendekiawan Tiongkok, Ma Li sejak 1541 menyebutkan adanya koloni-koloni pedagang Tiongkok di kota-kota pesisir Lebanon seperti Beirut dan Tripoli. Karya ini bahkan mencakup pengamatan di kota-kota lain di wilayah tersebut seperti Jerusalem, Kairo, dan Aleppo.

Direktur Otoritas Kepurbakalaan Israel Eli Escusido mengatakan, dalam penelitian arkeologi, bukti-bukti hubungan perdagangan antara pedagang Israel dan Timur Jauh diketahui bahwa dari periode-periode sebelumnya. Misalnya, berbagai macam rempah-rempah.

Namun, sangat menarik untuk yang ditulis dalam bahasa Tiongkok, dan di tempat yang tak terduga di Gunung Sion, Jerusalem.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore