Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Desember 2024 | 11.05 WIB

Riyadh Metro, Jaringan Kereta Otomatis Pertama yang Canggih untuk Transformasi Mobilitas di Arab Saudi Diresmikan Raja Salman

Penampakan proyek Riyadh Metro, jaringan kereta otomatis canggih yang diresmikan di Riyadh, Arab Saudi. (RATP Dev) - Image

Penampakan proyek Riyadh Metro, jaringan kereta otomatis canggih yang diresmikan di Riyadh, Arab Saudi. (RATP Dev)

JawaPos.com — Arab Saudi secara resmi meluncurkan jaringan metro otomatis pertama di negara tersebut, yang menjadi tonggak penting dalam upaya transformasi mobilitas perkotaan. Proyek ambisius ini, yang dikelola oleh RATP Dev bersama Perusahaan Transportasi Umum Saudi (SAPTCO), merupakan bagian dari inisiatif Transportasi Umum Riyadh (Riyadh Public Transport/RPT) oleh Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (RCRC).

Melansir Globalrailwayreview.com, Kamis (5/12/2024), Metro ini diresmikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud pada 27 November 2024 dalam sebuah acara yang menandai dimulainya operasional sistem transportasi canggih ini.

Menurut laporan tersebut, Metro Riyadh resmi mengangkut penumpang pada Minggu, 1 Desember 2024. Dengan panjang jaringan mencapai 176 kilometer, metro ini terdiri dari enam jalur otomatis dan 85 stasiun, beberapa di antaranya dirancang oleh arsitek internasional ternama.

Selain jaringan metro, sistem ini juga dilengkapi dengan jaringan bus yang meliputi 80 rute, tiga jalur Bus Rapid Transit (BRT), serta fasilitas pendukung seperti park-and-ride untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

Dukungan Terhadap Modernisasi dan Visi 2030

Proyek metro ini tidak hanya dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas ke lokasi-lokasi strategis seperti sekolah, fasilitas kesehatan, pusat perbelanjaan, dan kantor pemerintah, tetapi juga bertujuan mengurangi kemacetan, mempersingkat waktu perjalanan, dan mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan kendaraan pribadi.

CEO RATP Dev, Hiba Farès, menyampaikan bahwa proyek ini akan membawa perubahan besar dalam sistem transportasi Riyadh.

“Jaringan terintegrasi ini akan mengubah mobilitas, memungkinkan warga dan pengunjung beralih dari perjalanan berbasis kendaraan pribadi ke sistem transportasi yang lebih berkelanjutan dan terhubung. Sebagai pemimpin global dalam transportasi perkotaan, kami bangga berkontribusi pada Visi 2030 Arab Saudi dengan menghadirkan solusi mobilitas modern dan inovatif,” ujarnya dikutip dari Globalrailwayreview.com.

Metro Riyadh juga sejalan dengan Visi 2030 Arab Saudi, sebuah rencana ambisius yang menekankan modernisasi infrastruktur dan pembangunan kota yang berkelanjutan. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas perkotaan tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi melalui perbaikan infrastruktur transportasi.

Tantangan Keberlanjutan Jangka Panjang

Meski peluncuran ini menjadi langkah penting, keberhasilan jangka panjang dari Metro Riyadh akan sangat bergantung pada tingkat adopsi masyarakat serta kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan populasi Riyadh yang terus bertambah.

Dengan inovasi ini, Riyadh menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup warganya, menjadikan sistem metro ini sebagai salah satu model transportasi modern di kawasan Timur Tengah.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore