
Keluarga di India melakukan upacara pemakaman mewah untuk mobilnya. (HT Auto)
JawaPos.com - Bagi sebagian orang, mobil atau kendaraan lainnya mungkin bisa berarti lebih dari sekadar alat transportasi semata. Demikian artinya, kendaraan mungkin punya nilai lebih bagi pemiliknya dan tidak hanya bertugas membawanya dari satu titik ke titik lainnya.
Mungkin ada yang menganggap bahwa kendaraan kesayangan adalah bagian dari keluarga mereka. Biasanya yang seperti itu dipengaruhi oleh banyak hal, terutama pengalaman di masa lalu seperti bagaimana cara kendaraan tersebut didapatkan.
Atau bisa juga kendaraan tersebut mungkin jadi saksi, jatuh bangun pemiliknya, suka duka pemiliknya dan para penumpang di dalamnya. Makanya jadi punya makna lebih dan sampai satu waktu, sayang untuk dilepas dan diganti dengan yang baru.
Seperti contohnya keluarga di Gujarat, India ini. Saking cintanya dengan mobil kesayangannya yakni Maruti Suzuki Wagon R, keluarga tersebut mengadakan upacara mewah untuk menguburkan mobil tersebut.
Ya, alih-alih dijual atau diberikan kepada yang lebih perlu, mobil Maruti Suzuki Wagon R tersebut lebih pilih dikubur, ditimbun. Bahkan, dilansir dari Times Drive India, upacara pemakaman mobil tersebut dilakukan dengan sangat mewah dengan mengundang 1.500 tamu.
Menurut pemilik mobil tersebut, Wagon R yang dimilikinya selama 12 tahun itu adalah "mobil keberuntungannya". Viral juga di media sosial setempat, upacara pemakaman mobil itu dihadir ribuan pengunjung termasuk tokoh agama dan pembimbing spiritual.
Upacara pemakaman diadakan di desa Padarshinga, Taluka Lathi pada hari Kamis yang diselenggarakan oleh Sanjay Polara dan keluarganya yang telah membeli mobil ini pada tahun 2012.
Keluarga Polara adalah pemilik kedua Maruti Suzuki Wagon R ini, yang berusia hampir 20 tahun. Video pemakaman tersebut menjadi viral di media sosial, memperlihatkan keluarga tersebut meletakkan karangan bunga dan hingga mengubur mobil tersebut ke sebuah lubang sedalam 4,5 meter.
Area penguburan mobil Maruti Suzuki Wagon R tersebut juga disiapkan di lahan pertanian keluarga. Cara memasukkan mobil tersebut ke liang lahat adalah dengan membuat sudut jalan miring untuk menampung kendaraan tersebut dengan cara dijalankan untuk terakhir kalinya.
Mobil itu dibungkus dengan kain hijau, dan ritual perpisahan kemudian dilakukan dengan para pendeta yang membacakan mantra. Lubang itu kemudian ditutup dengan tanah, dan keluarga berencana untuk menanam pohon di atas mobil yang terkubur.
Sanjay Polara, kepala keluarga, berbagi bahwa mereka ingin menciptakan "kenangan abadi untuk generasi mendatang" dengan mobil ini, yang ia gambarkan telah "membawa keberuntungan" bagi mereka.
"Saya membeli mobil ini hampir 12 tahun yang lalu, dan mobil ini membawa kemakmuran bagi keluarga. Bisnis saya berkembang pesat, dan keluarga saya pun dihormati. Mobil ini terbukti membawa keberuntungan bagi kami. Jadi, alih-alih menjualnya, saya memilih untuk melangsungkan samadhi di pertanian saya sebagai penghormatan," kata Sanjay Polara.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
