Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 November 2024 | 00.15 WIB

Trump Minta Putin Cegah Eskalasi Konflik di Ukraina

Mantan Presiden AS Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py)

JawaPos.com - Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencegah eskalasi konflik di Ukraina, dikutip dari ANTARA.

Pembicaraan telepon antara Trump dan Putin itu dilakukan pada Kamis (7/11), menurut laporan Washington Post yang mengutip sejumlah sumber. 

Surat kabar Amerika itu menyebut Trump berminat untuk berkomunikasi lebih lanjut dengan Putin guna membahas penyelesaian konflik Ukraina secepatnya.

Trump secara pribadi mengisyaratkan bahwa ia akan mendukung kesepakatan perdamaian, yang di dalamnya Rusia akan mempertahankan beberapa wilayah.

Baca Juga: PDIP Khawatir Prabowo Gunakan Instrumen Negara Untuk Menangkan Luthfi-Taj Yasin di Pilkada Jateng

Jika dikonfirmasi, pembicaraan melalui telepon tersebut merupakan percakapan pertama antara kedua pemimpin sejak Trump memenangi Pemilu Presiden AS pada 5 November.

Sebelumnya, Wall Street Journal melaporkan dengan mengutip sejumlah sumber bahwa tim Trump diduga mengusulkan "pembekuan" konflik di Ukraina serta pembentukan zona demiliterisasi di sepanjang garis depan. 

Trump juga disebut akan menjanjikan pasokan senjata baru sebagai imbalan atas janji pemerintah Ukraina untuk tidak bergabung dengan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) untuk sementara waktu.

Wall Street Journal tidak menyebutkan secara pasti siapa yang akan menjaga keamanan di zona demiliterisasi tersebut tetapi, menurut salah satu sumber, mungkin bukan militer AS atau pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Km 92 Tol Cipularang Diduga Disebabkan Oleh Truk Remnya Blong

Pada Juni, Presiden Putin mengajukan inisiatif untuk penyelesaian konflik di Ukraina secara damai.

Putin menggambarkan bahwa Moskow akan segera menghentikan serangan dan menyatakan kesiapan untuk berunding setelah pasukan Ukraina ditarik dari wilayah-wilayah baru Rusia.

Selain itu, pemimpin Rusia tersebut menegaskan bahwa Kiev harus menyatakan tidak berniat untuk bergabung dengan NATO, juga harus melakukan demiliterisasi, memberantas ideologi Nazi, serta serta memiliki netral, nonblok, dan nonnuklir.

Putin juga menyebut pencabutan sanksi terhadap Rusia dalam konteks tersebut.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore