Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Februari 2024 | 22.45 WIB

PMI Distribusikan 32,5 Ton Bantuan Masyarakat Indonesia untuk Pengungsi Gaza

Bantuan kemanusiaan PMI untuk Gaza, Palestina. - Image

Bantuan kemanusiaan PMI untuk Gaza, Palestina.

JawaPos.com - Perang di Gaza, Palestina, belum berakhir. Masyarakat setempat masih berada di pengungsian. Pengungsi di Gaza sangat bergantung dengan bantuan untuk bertahan hidup.

Perang di Gaza itu menuai simpati dunia, termasuk Indonesia. Palang Merah Indonesia (PMI) mengutus tim kemanusiaan ke Gaza menyalurkan bantuan warga Indonesia ke El Arish, Mesir. Sebab, para pengungsi Gaza banyak dievakuasi ke El Arish yang merupakan perbatasan Rafah dan Mesir. Pengiriman mulai berlangsung pada Kamis (8/2).

Sekjen PMI Abdurrahman Mohammad Fachir mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan 32,5 ton bantuan kemanusiaan ke untuk warga Gaza di pengungsian. Bantuan itu berupa 2,5 ton selimut atau sebanyak 1.000 helai dan 30 ton bantuan bahan pangan meliputi beras, gandum, gula, garam dan minyak goreng.

Selain bantuan selimut dan pangan, PMI juga mendistribusikan pakaian bagi bayi dan anak-anak, serta obat-obatan untuk klinik kesehatan di wilayah El Arish yang menampung pengungsi Gaza.

Lebih lanjut Fachir mengatakan, dalam pengelolaan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Gaza baik yang berada di wilayah Palestina maupun di wilayah Mesir, , PMI bekerja sama dengan Egyptian Red Crescent, KBRI Mesir, serta Lembaga Bantuan yang berbasis di Gaza, Palestina.

Fachir menjamin PMI terus mendorong bantuan lainnya dan memastikan agar bantuan tersebut sampai pada para pengungsi baik yang ada di wilayah Gaza maupun Wilayah Mesir.

Data Sitrep UNRWA mencatat, pertempuran sengit di sekitar Khan Younis (barat daya Gaza) selama sepuluh hari terakhir membuat hilangnya nyawa dan kerusakan infrastruktur sipil. Termasuk, tempat penampungan terbesar UNRWA di wilayah selatan, Pusat Pelatihan Khan Younis (KYTC).

Pertarungan lanjutan di Khan Younis memaksa warga Palestina bergerak lebih jauh ke selatan menuju Rafah, yang sangat padat penduduknya. Fungsi dan akses pelayanan kesehatan sangat terganggu akibat terbatasnya akses listrik dan air. Hal ini menimbulkan bencana kesehatan yang luar biasa.

Suhu dingin di wilayah Gaza dan sekitarnya mengalami peningkatan. Angka kematian dan cedera akibat pemboman dan kekerasan terus bertambah.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore