Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 September 2022 | 21.21 WIB

Campur Tangan Rusia Klaim Armenia-Azerbaijan Sudah Gencatan Senjata

Jun Qian For Jawa Pos RUMIT: Sirkuit jalanan di Baku, Azerbaijan, gagal menjadi tempat balapan F1 tahun ini. - Image

Jun Qian For Jawa Pos RUMIT: Sirkuit jalanan di Baku, Azerbaijan, gagal menjadi tempat balapan F1 tahun ini.

JawaPos.com - Negara bertetangga yakni Armenia dan Azerbaijan mengalami bentrokan pada Selasa (13/9). Akibatnya, puluhan orang pasukan militer tewas setelah memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan. Rusia mengklaim ikut andil untuk mendamaikan keduanya.

Wilayah yang diperebutkan adalah sebuah wilayah yang terkurung daratan antara Eropa Timur dan Asia Barat yang dihuni dan dikendalikan oleh etnis Armenia tetapi terletak di wilayah Azerbaijan. Rusia mengklaim gencatan senjata dicapai antara Armenia dan Azerbaijan setelah pertempuran meletus di sepanjang perbatasan. Rusia mengklaim telah menengahi gencatan senjata antara Armenia dan Azerbaijan.

"Kami meminta para pihak untuk menahan diri dari eskalasi situasi lebih lanjut, menahan diri dan secara ketat mematuhi gencatan senjata sesuai dengan pernyataan trilateral para pemimpin Rusia, Azerbaijan dan Armenia pada 9 November 2020, 11 Januari dan 26 November 2021," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dilansir dari CNN, Rabu (14/9).

"Kami berhubungan dekat dengan Baku dan Yerevan. Permintaan telah diterima dari kepemimpinan Armenia untuk membantu menyelesaikan situasi. Kami berharap bahwa kesepakatan tercapai sebagai hasil dari mediasi Rusia mengenai gencatan senjata mulai pukul 9.00 waktu Moskow pada 13 September dilakukan secara penuh," tambah Rusia.

Pernyataan itu menyusul pembicaraan telepon antara Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan dan Presiden Vladimir Putin, Selasa pagi. Media lokal di Azerbaijan juga melaporkan tentang gencatan senjata tetapi mengatakan hal itu sudah dilanggar.

Tanggapan Armenia

Pada Selasa pagi, Kementerian Pertahanan Armenia mengklaim Angkatan Bersenjata Azerbaijan melakukan serangan artileri ke kota-kota perbatasan Armenia. Serangan itu termasuk drone dan senjata api kaliber besar yang ditembakkan ke arah Goris, Sotk, dan Jermuk, menurut Kementerian Pertahanan Armenia.

Reaksi Azerbaijan

Kementerian Pertahanan Azerbaijan menanggapi dengan pernyataan yang mengakui serangan itu. Akan tetapi mereka mengatakan serangan itu merupakan skala kecil dan bertujuan untuk memastikan keamanan perbatasan Azerbaijan. Kementerian Pertahanan Azerbaijan menuduh pasukan Armenia menembakkan senjata ringan ke arah pemukiman Novoivanovka di wilayah Gadabay dan pemukiman Husulu di wilayah Lachin dekat perbatasan kedua negara. Armenia membantah tuduhan itu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore