Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Januari 2024 | 21.50 WIB

Jelang Pengumuman Hasil Sidang Mahkamah Internasional Terkait Genosida, Israel Siapkan Hal Ini

Israel siapkan strategi hadapi pengumuman Mahkamah Internasional./Al Jazeera - Image

Israel siapkan strategi hadapi pengumuman Mahkamah Internasional./Al Jazeera

JawaPos.com - Israel berharap Mahkamah Internasional akan menolak tuduhan genosida yang ditujukan kepada Tel Aviv atas perangnya di Jalur Gaza.

"Kami memperkirakan Mahkamah Internasional akan menolak tuduhan palsu dan tidak masuk akal ini," kata jubir Israel, Eylon Levy dilansir dari The Guardian pada Jumat (26/1).

Pengadilan yang berbasis di Den Haag, Belanda itu akan memberikan putusannya atas gugatan genosida yang diajukan Afrika Selatan terhadap Israel.

Afrika Selatan melayangkan gugatan ke Mahkamah Internasional pada 29 Desember 2023 untuk meminta pengadilan mengeluarkan perintah terhadap Israel dengan alasan bahwa serangan Tel Aviv di Gaza melanggar Konvensi Genosida.

Afrika Selatan menuntut Mahkamah Internasional memberikan sembilan perintah sementara termasuk agar Israel segera menghentikan operasi militernya di Gaza serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah genosida warga Palestina.

Selain itu, Mahkamah Internasional diminta menuntut Israel untuk memastikan para pengungsi bisa kembali ke rumah mereka dan memiliki akses ke bantuan kemanusiaan, termasuk makanan yang cukup, air, bahan bakar, pasokan medis dan kebersihan, tempat tinggal dan pakaian.

Afrika Selatan juga meminta Mahkamah Internasional melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghukum mereka yang terlibat dalam genosida dan melestarikan bukti-bukti genosida.

Dikutip dari Al Jazeera, Afrika Selatan pun meminta agar Mahkamah Internasional memberikan perintah pengadilan karena situasi yang mendesak.

Setelah selesainya sidang pada tanggal 11-12 Januari lalu, Mahkamah Internasional memulai musyawarah setelah memeriksa pengajuan dan bukti-bukti para pihak.

Israel telah melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza menyusul serangan kelompok Hamas Palestina pada 7 Oktober 2023. Serangan Israel menewaskan sedikitnya 25.700 warga Palestina dan melukai 63.740 orang lainnya.

Sementara itu, hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas akibat serangan Hamas.

Perang Israel menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan sementara lebih dari separuh infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur menurut PBB.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore