Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Januari 2024 | 20.11 WIB

Amerika Serikat Meminta Bantuan China untuk Menghentikan Serangan Houthi di Laut Merah

Kapal melintasi Laut Merah. - Image

Kapal melintasi Laut Merah.

JawaPos.com – Kondisi di Laut Merah kini semakin memanas akibat perang antara Amerika Serikat dan Inggris melawan Houthi Yaman.

Perang tersebut terjadi akibat Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman dan mengatakan mereka mendukung sekutunya, Hamas, dengan menargetkan kapal-kapal yang menuju ke Israel.

Akibat dari serangan di Laut Merah, Amerika Serikat dengan sekutunya Inggris membalas serangan ke pihak Houthi di Yaman.

Kelompok bersenjata Houthi Yaman mengatakan akan terus melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah meskipun ada sebutan teroris dari Amerika Serikat (AS).

Houthi tidak akan menghentikan serangan mereka ke kapal yang terkait dengan Israel yang melintas di Laut Merah dan Laut Arab.

"Operasi angkatan laut kami di Laut Merah dan Laut Arab akan terus menargetkan kapal-kapal Israel yang terkait dengan entitas musuh," demikian keterangan tertulis pada Hizam al-Assad, anggota akun X biro politik Houthi.

Al-Assad menyatakan bahwa kelompok tersebut akan melanjutkan serangannya selama konflik di Jalur Gaza masih berlanjut.

Baru-baru ini tersiar kabar bahwa Amerika Serikat meminta bantuan kepada pemerintah Tiongkok untuk menghentikan serangan Houthi di Laut Merah.

Dilansir dari Financial Time (26/1), Amerika Serikat telah meminta Tiongkok (China) untuk mendesak Teheran mengendalikan pemberontak Houthi dukungan Iran yang menyerang kapal-kapal komersial di Laut Merah, namun hanya melihat sedikit tanda bantuan dari pihak Tiongkok, menurut para pejabat Amerika.

AS telah berulang kali mengangkat masalah ini kepada para pejabat tinggi Tiongkok dalam tiga bulan terakhir, namun hanya sedikit bantuan yang diberikan Tiongkok untuk menghentikan serangan tersebut.

Penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan dan wakilnya, Jon Finer, membahas masalah ini dalam pertemuan bulan ini di Washington dengan Liu Jianchao, kepala Departemen Hubungan Internasional Partai Komunis Tiongkok.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengangkat masalah ini dengan rekannya dari Tiongkok, seraya menambahkan bahwa para pejabat AS yakin hanya ada sedikit bukti bahwa Tiongkok telah memberikan tekanan pada Iran untuk menahan kelompok Houthi di luar pernyataan ringan yang dikeluarkan Beijing pekan lalu.

Sebelumnya pada hari Rabu, militer AS melakukan penyerangan di Yaman, menghancurkan dua rudal anti-kapal Houthi yang ditujukan ke Laut Merah dan bersiap untuk diluncurkan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore