Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2024 | 15.07 WIB

Tiongkok Tunjukkan Keprihatinan Atas Konflik Laut Merah, Imbau Agar Pihak Lain Tak Perbesar Api Konflik

Wang Wenbin, Jubir Menlu Tiongkok/china-embassy.gov.cn - Image

Wang Wenbin, Jubir Menlu Tiongkok/china-embassy.gov.cn

JawaPos.com – Tiongkok tunjukkan keprihatinan mereka atas konflik tak berujung yang terus terjadi di kawasan Laut Merah.

Ketegangan antara pihak Amerika-Inggris kontra pihak pejuang Houthi-Pemerintah Yaman di laut Merah masih dalam tensi yang cukup tinggi.

Karena konflik yang tak kunjung reda ini, Tiongkok mengimbau agar tak ada lagi pihak-pihak yang berusaha memperparah konflik.

Dilansir dari MEMO (24/1), Tiongkok, pada hari Rabu (24/1), menyerukan penghentian serangan terhadap kapal sipil dan mendesak pihak-pihak terkait untuk menghindari menyiram bahan bakar ke dalam api konflik di Laut Merah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan di Laut Merah baru-baru ini.

Wang Wenbin mengatakan bahwa, Laut Merah yang sedang konflik ini merupakan jalur perdagangan internasional yang sangat penting untuk barang dan energi.

Wang mengatakan, Beijing telah menjalin komunikasi yang erat dengan berbagai pihak dan berupaya aktif untuk mengakhiri ketegangan di Laut Merah.

Tiongkok mendesak pihak-pihak terkait untuk menghindari penambahan bahan bakar ke dalam api konflik di Laut Merah serta bersama-sama menjaga keselamatan rute pelayaran Laut Merah sesuai dengan hukum, katanya kepada wartawan dalam konferensi pers rutin.

Wang menambahkan, ketegangan di Laut Merah merupakan manifestasi dari meluasnya konflik Gaza dan kini prioritas China adalah mengakhiri pertempuran di Gaza sesegera mungkin untuk menghindari eskalasi lebih lanjut dan mencegah situasi menjadi tidak terkendali.

“Kami percaya bahwa Dewan Keamanan tidak pernah mengizinkan penggunaan kekuatan oleh negara mana pun di Yaman dan kedaulatan serta integritas wilayah Yaman serta negara-negara pesisir Laut Merah lainnya harus dihormati dengan sungguh-sungguh,” katanya sambil merujuk pada serangan baru-baru ini (serangan udara AS dan Inggris).

Pasukan Amerika dan Inggris mengatakan mereka melakukan serangan pada hari Senin (22/1) terhadap delapan sasaran pejuang Houthi di Yaman sebagai tanggapan atas serangan kelompok tersebut di Laut Merah.

Setelah serangan tersebut, kelompok Houthi di Yaman bersumpah untuk membalas, seperti yang dikatakan juru bicara militer Yaman, Yahya Saree, “Serangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja.”

Ketegangan meningkat di Laut Merah di tengah serangan Houthi terhadap kapal komersial yang diduga memiliki hubungan dengan Israel.

Kelompok pejuang Houthi mengatakan serangan mereka bertujuan untuk menekan Israel agar menghentikan serangan mematikan mereka di Jalur Gaza.

Israel telah melancarkan serangan di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore