Juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby./AP News
JawaPos.com - Pejuang Houthi Yaman kembali kirimkan serangan rudal kepada kapal-kapal yang terafiliasi dengan Amerika dan Inggris.
Hal ini merupakan bentuk protes Houthi atas keberpihakan Amerika dan Inggris dalam perang genosida Israel kepada rakyat Palestina
Sebelumnya, pejuang Houthi sempat umumkan penargetan kapal kargo militer Amerika di wilayah teluk Aden, Yaman.
Kini mereka dikabarkan oleh Amerika telah menyerang kapal mereka dengan 3 rudal di wilayah Laut Merah.
Dilansir dari MEMO (25/1), Washington umumkan bahwa, kelompok pejuang Houthi Yaman kembali menembakkan rudal balistik ke kapal-kapal komersial Amerika di Laut Merah.
Atas serangan tersebut Amerika bersumpah akan melakukan pembalasan kepada pejuang asal Yaman tersebut.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby kepada wartawan mengatakan bahwa, tiga rudal pejuang Houthi ditembakkan ke dua kapal dagang di Laut Merah bagian selatan, salah satu rudal meleset dari sasaran sejauh 200 kilometer (124 mil) sementara dua lainnya ditembak jatuh oleh kapal perusak Angkatan Laut Amerika.
“Menggaris bawahi bahwa, Houthi masih berniat melakukan serangan, ini berarti kita masih harus melakukan apa yang harus kita lakukan untuk melindungi pengiriman (di Laut Merah) tersebut," ujar Kirby.
Militer AS mengatakan bahwa, hanya satu kapal yang ditembaki dan mengidentifikasinya sebagai kapal kontainer M/V Maersk Detroit yang berbendera, dimiliki, dan dioperasikan oleh Amerika Serikat.
Militer Amerika Serikat telah melakukan serangan kemarin pagi (24/1), dan menghancurkan dua rudal balistik anti-kapal milik pejuang Houthi yang diarahkan ke Laut Merah Selatan dan siap diluncurkan.
Serangan Amerika dan sekutu terhadap pejuang Houthi yang dimaksudkan untuk mencegah kelompok tersebut menargetkan kapal-kapal Israel di Laut Merah, telah berlangsung sejak 11 Januari.
Laut Merah adalah salah satu jalur laut utama yang paling sering digunakan di dunia untuk pengiriman minyak dan bahan bakar.
Jalur ini digunakan untuk transit antara Terusan Suez di Mesir dan Teluk Aden, sehingga memungkinkan kapal menghindari rute yang lebih mahal dan lebih panjang melintasi pantai selatan Afrika.
Kelompok Houthi mengatakan serangan mereka bertujuan untuk menekan Israel yang didukung Amerika agar menghentikan serangan mematikan mereka di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 26.500 warga Palestina sejak 7 Oktober 2023.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
