Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 14.00 WIB

Israel Tembak Rakyat Palestina Saat Ambil Bantuan, 8 Truk Baru Masuk Pasca Pemblokiran Bantuan untuk Gaza

Rakyat Palestina mengambil bantuan yang baru masuk/MEMO.

JawaPos.com – Israel lakukan pemblokiran bantuan masuk ke Gaza sejak awal tahun 2024. Hal ini membuat Palestina alami krisis kesehatan dan pangan yang sangat tragis.

Sabtu (20/1) lalu, Israel tolak truk bantuan kemanusian yang dikirim PBB untuk rakyat Palestina, akibatnya program kemanusian PBB itu tersendat karena peraturan rezim Zionis tersebut.

Dilaporkan pada hari Senin (22/1), akibat pembatasan bantuan oleh Israel, krisis pangan telah melanda rakyat Palestina sehingga memaksa mereka menggiling pakan hewan sebagai ganti tepung terigu.

Kabar baik dan kabar buruk juga muncul hari Selasa ini (23/1), Israel dikabarkan telah membuka akses bantuan masuk ke jalur Gaza, namun peristiwa keji juga terjadi pada waktu yang bersamaan.

Dilansir dari MEMO (23/1), Koresponden MEMO di Kota Gaza melaporkan bahwa delapan truk berisi bantuan tiba di kota yang terkepung pada Selasa (23/1).

Rakyat Palestina bergegas mengumpulkan makanan yang sangat dibutuhkan, namun pasukan penjajah Israel dengan cepat melepaskan tembakan keji ke arah mereka yang sedang mengambil bantuan.

“Penjajah Israel mengizinkan masuknya delapan truk berisi bantuan kemanusiaan, kemudian memberikan waktu lima menit bagi orang-orang yang kelaparan untuk mengambilnya dan kemudian melepaskan tembakan ke arah mereka. Orang-orang terpaksa mengungsi,” kata Motasem Dalloul.

Karena sedikitnya bantuan yang masuk ke Gaza utara selama beberapa bulan terakhir, masyarakat terpaksa berjalan jauh untuk mencapai truk bantuan dan membawa barang dengan berjalan kaki kembali ke tempat penampungan mereka.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan kemarin bahwa Israel telah mencegah tiga dari setiap empat misi kemanusiaan yang menuju ke Jalur Gaza utara.

Sebelumnya telah diperingatkan bahwa sejak awal tahun 2024, Israel telah menggandakan pembatasan yang diberlakukan terhadap kedatangan misi bantuan ke Jalur Gaza.

Sejak Israel melancarkan serangan mematikan di Gaza menyusul serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober, dilaporkan sedikitnya saat ini 25.295 tewas warga Palestina dan melukai 63.000 lainnya. Hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.

Namun terungkap helikopter dan tank tentara Israel pada kenyataannya, telah membunuh banyak dari 1.139 tentara dan warga sipil Israel yang sebelumnya diklaim oleh Israel telah dibunuh oleh Perlawanan Palestina.

Serangan Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.

 ***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore