
Indonesia sebagai terpilih sebagai ketua kelompok kerja di AKC/ sumber: kemlu.go.id
JawaPos.com - Indonesia terpilih sebagai ketua untuk memimpin Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya ASEAN-Korea Centre dalam sidang yang berlangsung pada (17/1).
Selain menetapkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul sebagai Ketua, sidang pertama yang dilaksanakan di Seoul tersebut juga menetapkan Kedutaan Besar Republik Demokratik Laos di Seoul sebagai Wakil Ketua.
Kelompok tersebut akan dipimpin oleh Joannes Ekaprasetya Tandjung, yang menjabat sebagai Koordinator Fungsi Ekonomi Kreatif dan Digital KBRI Seoul.
Dikutip dari laman kemlu.go.id, Joannes menjelaskan bahwa kepemimpinan Indonesia akan menjadi corong untuk menyuarakan kepentingan terkait pariwisata dan budaya dari negara-negara ASEAN Committee in Seoul kepada ASEAN Korea Centre (AKC).
Selain itu, pihaknya juga mengatakan akan berupaya menggali kerjasama lebih luas dalam hal budaya dan pariwisata.
Keikutsertaan Indonesia dalam Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya ASEAN-Korea ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan fungsi sektor pariwisata dan budaya Indonesia terlebih setelah mengalami pandemi Covid-19.
Dalam bidang tersebut, KBRI berharap kerjasama berjalan lancar melalui beberapa program unggulan yang tersedia seperti ASEAN-KOREA Culture and Tourism Integrated Experience.
“Kepemimpinan Indonesia di Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya AKC mencerminkan pengakuan atas peran krusial Indonesia dalam menguatkan kerjasama antara negara-negara ASEAN dan Korea Selatan di sektor pariwisata dan budaya” tulis KBRI Seoul melalui pernyataan resminya di kemlu.go.id
KBRI Seoul juga melakukan upaya lain dalam mempromosikan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Indonesia melalui kegiatan acara Colorful North Sulawesi dan Indonesia Night di Daegu.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan umpan balik positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, dan mempererat hubungan antara ASEAN dan Korea Selatan.
Agenda Indonesia dalam AKC tahun 2024 memang akan berfokus pada promosi pariwisata dan pertukaran budaya. Sementara di tahun 2023, Indonesia mengangkat tema ‘ASEAN Matters Epicentrum of Growth’.
Dikutip dari laman resminya aseankorea.org, ASEAN-Korea Centre (AKC) merupakan organisasi internasional yang mempromosikan hubungan antara Korea dengan ASEAN dan menciptakan lingkungan kerjasama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan di berbagai bidang seperti perdagangan, investasi, budaya, pariwisata, dan pertukaran antar masyarakat.
Organisasi tersebut merupakan satu-satunya organisasi internasional Korea yang didedikasikan untuk ASEAN dengan tujuan utama yakni mengembangkan kerjasama ekonomi, memperluas konten budaya dan pariwisata ASEAN, menciptakan landasan kerjasama untuk generasi mendatang, dan memperluas cakupan kegiatan-kegiatan tersebut.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
