Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Juni 2026 | 00.01 WIB

Presiden Prabowo Batal Hadiri KTT Rusia-ASEAN, Mensesneg Ungkap Alasannya

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Istimewa) - Image

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memutuskan tidak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN yang akan berlangsung di Kazan, Rusia. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6).

Menurutnya, keputusan tersebut diambil karena kepala negara ingin memusatkan perhatian pada sejumlah agenda strategis yang masih harus dituntaskan di dalam negeri.

"Yang pertama, tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri," kata Prasetyo.

Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai program dan agenda nasional yang sedang berjalan. Meski tidak hadir dalam forum tersebut, hubungan Indonesia dengan Rusia maupun negara-negara ASEAN tetap berjalan baik melalui komunikasi yang telah terjalin sebelumnya.

"Yang kedua juga dengan para pimpinan tinggi di negara-negara ASEAN, beberapa waktu yang lalu juga beliau hadir di Filipina. Banyak juga yang sudah didiskusikan termasuk hubungan bilateral dengan negara sahabat terutama Rusia. Beberapa waktu yang lalu kan juga beliau sudah bertemu dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal," jelasnya.

Prasetyo menegaskan, berbagai komitmen kerja sama yang telah disepakati antara Indonesia dan Rusia tetap berlanjut melalui tindak lanjut teknis yang dilakukan oleh kementerian dan lembaga terkait.

"Dari beberapa hal yang komitmen kerja sama juga sudah ada beberapa yang ditindaklanjuti secara teknis," ujarnya.

Di sisi lain, Prabowo tetap menjalankan agenda kenegaraan di dalam negeri. Salah satu kegiatan yang dihadirinya pada hari ini adalah menerima laporan terkait pelaksanaan ibadah haji 2026 dari Komisi VIII DPR RI, Tim Pengawas Haji, serta Kementerian Haji.

"Beliau memenuhi permohonan dari Komisi VIII dan sekaligus dari tim pengawas haji dan dari Kementerian Haji untuk melaporkan pelaksanaan haji kita tahun 2026 ini," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore