Ilustrasi: Kota Dubai di Uni Emirat Arab. (GreyLineTours).
JawaPos.com – Banyak yang menganggap kedua negara Teluk Arab itu serupa. Namun, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab secara budaya, politik dan sosial itu berbeda dalam banyak hal.
Kedua negara ini, bersama banyak negara yang lainnya seperti Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, dan Yaman terletak di kawasan yang sama yaitu Semenanjung Arab di Asia Barat Daya.
Dilansir dari commisceo-global.com, berikut 3 perbedaan yang ada pada negara keduanya:
1. Struktur Kekuasaan yang Terpusat dan bukan Federal
Arab saudi berada di bawah pemerintah Raja Arab Saudi yang merupakan penguasa otoriter. Raja saat ini telah menunjuk putranya Mohammed bin Salman (juga dikenal sebagai MBS) sebagai Putra Mahkota Arab Saudi. Meski bukan raja resmi, ia memegang kekuasaan kerajaan dan mengendalikan seluruh fungsi ekonomi, sosial, dan politik negara.
Uni Emirat Arab, sebaliknya, adalah bagian dari federasi tujuh negara bagian, yang masing-masing memiliki penguasa atau "emirat" sendiri (emirat memiliki nama emir). Merupakan sistem federal, sistem presidensial, dan monarki konstitusional yang didirikan atas dasar kerja sama timbal balik antara masing-masing emirat.
Namun, seperti Arab Saudi, negara ini bukanlah negara demokrasi dan semua keputusan mengenai peran penting (seperti presiden dan perdana menteri) dibuat oleh Dewan Federal Tertinggi. Namun rakyat Emirates tidak mempunyai hak untuk memilih pemimpin mereka.
Baca Juga: Bank Indonesia dan Bank Sentrai UEA Sepakati Perluasan Kerja Sama Kebanksentralan dan Keuangan Islam
2. Monokultural versus Multikultural
Arab Saudi adalah negara dengan budaya homogen, dengan banyak tradisi dan adat istiadatnya yang berasal dari kepercayaan yang berakar pada tradisi Islam dan Badui.
Namun, UEA adalah salah satu negara paling multikultural di dunia. Berbeda dengan homogenitas budaya Arab Saudi, hanya 15% penduduk UEA yang merupakan penduduk asli. 85% sisanya adalah ekspatriat dari seluruh dunia (20% dari kelompok ekspatriat ini berasal dari India).
Struktur multikultural UEA terutama disebabkan oleh ketergantungannya pada pekerja asing untuk mendukung industri minyak, petrokimia, semen, dan aluminium di negara tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
