
MBZ tolak negosisasi dengan Netanyahu./Axios News
JawaPos.com - Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed menolak permintaan Israel untuk membayar tunjangan pengangguran bagi pekerja Palestina lantaran tak dapat kembali bekerja di negara Zionis itu imbas agresi di Jalur Gaza.
Menurut sumber pejabat Israel dan UEA permintaan uang itu diutarakan langsung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kepada MBZ.
Mohammed bin Zayed disebut menolak permintaan Netanyahu dengan pernyataan sarkasme.
"Minta saja uang kepada Zelensky" kata MBZ, menurut beberapa sumber yang mengetahui percakapan tersebut seperti dikutip dari Axios pada Selasa (9/1).
MBZ bicara demikian diduga karena Zelensky menerima banyak bantuan dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat buntut perangnya dengan Rusia sejak Februari 2022 lalu.
Selain itu, Ukraina selama ini menggaungkan dukungannya terhadap Israel.
Sementara itu penolakan MBZ ini juga dinilai menegaskan kembali posisi banyak negara Arab yang enggan menanggung biaya untuk pembangunan kembali Gaza yang hancur imbas agresi Israel selama tiga bulan terakhir.
"Gagasan bahwa negara-negara Arab akan datang untuk membangun kembali dan membayar tagihan atas apa yang terjadi saat ini hanyalah angan-angan saja," kata pejabat UEA.
Sejak perang Israel-Hamas pecah, pemerintah Israel memberlakukan larangan bagi warga Palestina di Tepi Barat masuk ke wilayahnya karena alasan keamanan.
Dengan penutupan ini lebih dari 100 ribu warga Palestina yang bekerja di Israel pun tidak bisa memasuki wilayah itu.
Kondisi ekonomi Palestina yang memburuk serta meningkatnya angka pengangguran imbas perang telah meningkatkan kekhawatiran di kalangan lembaga keamanan Israel dan pemerintahan Amerika Serikat bahwa kondisi itu bisa menyebabkan peningkatan kekerasan di Tepi Barat.
Situasi ini diperparah dengan Kementerian keuangan Israel yang terus menolak permintaan Kementerian Pertahanan guna mengizinkan sejumlah pekerja Palestina masuk ke Israel.
Karenanya Netanyahu pun mencoba merayu negara lain untuk membayar tunjangan pengangguran para pekerja Palestina yang belum bisa bekerja lagi di Israel.
Mulanya MBZ disebut siap membantu saat Netanyahu meminta bantuan sehubungan dengan Palestina. Namun ketika Netanyahu dengan gamblang meminta bantuan uang untuk menggaji pekerja Palestina, MBZ langsung menolak mentah-mentah permintaan tersebut.
Dilansir dari Times Israel, MBZ tidak percaya bahwa Netanyahu meminta uang untuk masalah yang ditimbulkan sendiri. Sejauh ini kantor Perdana Menteri Israel menolak berkomentar terkait laporan ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
