Teleskop AST3-2 Antartika Schmidt milik China di Stasiun Kunlun / sumber: news.cgtn.com
JawaPos.com – Tiongkok memiliki rencana untuk menginstal susunan teleskop baru di sekitar Kutub Selatan.
Bahkan baru-baru ini, prototipe dari susunan teleskop berhasil menyelesaikan operasi uji coba di wilayah yang sangat dingin tersebut.
Proyek yang diberi nama ‘Antarctic TianMu Time-domain Astronomical Observation Array’ ini diperkirakan akan terdiri dari 100 teleskop bidang luas berdiameter kecil yang akan ditempatkan di Antarktika.
Dikutip dari China Daily pada Senin (18/12), salah satu teleskop akan mencakup area langit seluas 10.000 derajat persegi.
Tim perancang teleskop dari Observatorium Astronomi Shanghai di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China menyatakan bahwa teleskop-teleskop optik ini akan melakukan pengamatan secara terus-menerus.
Pengamatan ini terjadi selama fenomena polar night, yaitu kondisi ketika malam berlangsung selama lebih dari 24 jam setiap tahunnya.
Prototipe susunan teleskop tersebut dibawa ke Stasiun Zhongshan di China sebagai bagian dari ekspedisi ilmiah Antarktika ke-39 negara tersebut.
Dua kapal pemecah es China memulai ekspedisi pada akhir Oktober 2022 dan menempuh jarak lebih dari 60.000 mil laut selama 163 hari.
Pada Senin (20/2), prototipe tersebut berhasil menyelesaikan pengamatan tanpa mengalami masalah selama 248 hari berturut-turut, mengumpulkan sejumlah besar data selama polar night di Antarktika.
Analisis awal menunjukkan bahwa akurasi fotometri prototipe terhadap bintang-bintang yang lebih terang dari magnitudo kesembilan selama 30 detik mencapai seperseribu magnitudo bintang.
Hal ini memverifikasi kelayakan desain prototipe tersebut, seperti yang diungkapkan oleh Zhou Dan, kepala insinyur prototipe dari Observatorium Astronomi Shanghai.
Prototipe ini merupakan peralatan pengamatan astronomi pertama China di Antarktika yang berbasis teknologi drift scanning charged coupled device (CCD).
Hal ini yang memungkinkan teleskop melacak objek langit tanpa menggunakan mekanisme penggerak.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
