
Ilustrasi fenomena supermoon (Freepik)
JawaPos.com – Supermoon terakhir tahun 2025 akan mencapai puncaknya pada Kamis malam, memberikan kesempatan terakhir bagi masyarakat untuk menyaksikan fenomena langit di tahun ini.
Dilansir dari laman Mint pada Kamis (4/12), bulan purnama Desember, yang dikenal sebagai Bulan Dingin, akan tampil lebih cerah dan besar dari biasanya.
Peristiwa ini menjadi penutup rangkaian supermoon yang berlangsung berturut-turut selama tiga bulan terakhir.
Nama Bulan Dingin telah lama digunakan sebagai penanda bulan purnama Desember dan merujuk pada turunnya suhu di bulan tersebut. Almanak menyebutnya sebagai salah satu nama tradisional yang mencerminkan kondisi musiman dan budaya.
Penamaan ini menggambarkan keadaan daratan yang mulai membeku sebelum bulan tampak penuh.
Supermoon terjadi ketika bulan mencapai perigee atau titik terdekat dengan Bumi dalam orbitnya. NASA menjelaskan bahwa kondisi ini membuat bulan tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa. Fenomena visual tersebut dapat dilihat langsung tanpa peralatan khusus.
Pada jarak terdekatnya dengan Bumi, supermoon dapat terlihat sekitar 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan bulan purnama paling redup sepanjang tahun. Biasanya, terdapat tiga hingga empat supermoon yang terjadi dalam satu tahun.
Supermoon Desember kali ini menjadi yang ketiga berturut-turut setelah yang terjadi pada Oktober dan November.
Puncak iluminasi Bulan Dingin diperkirakan berlangsung pada Kamis, 4 Desember, pukul 18.14 waktu Amerika Serikat.
Meskipun bulan dapat disaksikan sepanjang malam, waktu setelah terbitnya bulan memberikan tampilan paling jelas bagi para pengamat. Periode tersebut sering dimanfaatkan untuk melihat ukuran bulan yang tampak lebih besar di horizon.
Kondisi visibilitas supermoon sangat dipengaruhi polusi cahaya, cuaca, dan garis pandang yang terbuka. Teleskop atau teropong dapat membantu menambah detail permukaan bulan, meskipun tidak menjadi keharusan.
Fenomena ini tidak membawa kejadian langit tambahan, tetapi menjadi penutup yang ideal untuk siklus bulan tahun 2025.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
