
Pemandangan kota Havana, Kuba pada Selasa (21/11). Negara tersebut mengalami krisis ekonomi sejak empat tahun silam. (Sumber: REUTERS/Alexandre Meneghini)
JawaPos.com - Para pejabat Kuba telah memberikan gambaran yang semakin mengerikan tentang krisis ekonomi yang semakin mendalam lewat berita yang ditayangkan di televisi dalam beberapa minggu terakhir.
Mereka mengungkapkan tingkat kemerosotan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Satu demi satu menteri telah menyampaikan kabar buruk kurangnya devisa karena produksi yang anjlok selama empat tahun terakhir.
Produksi makanan, pasokan obat-obatan dan transportasi turun setidaknya 50 persen sejak 2018, kata para pejabat tinggi, dan terus menurun tahun ini sebagian besar karena kekurangan bahan bakar kronis dan pemadaman listrik.
Kuba mengimpor sebagian besar makanan dan bahan bakar yang mereka konsumsi, namun pendapatannya anjlok setelah pandemi ini, terhambat oleh sanksi keras oleh Amerika Serikat dan buruknya sektor pariwisata, yang pernah menjadi andalan perekonomian negara kepulauan Karibia tersebut.
"Para menteri memberikan informasi baru yang mengungkapkan betapa seriusnya krisis ini dan pertumbuhan yang tidak signifikan pada tahun ini," kata ekonom Kuba, Omar Everleny.
Produksi daging babi, beras dan kacang-kacangan, yang semuanya merupakan makanan pokok untuk masyarakat Kuba, turun lebih dari 80 persen tahun ini dibandingkan tingkat sebelum krisis, kata Menteri Pertanian, Ydael Jesus Perez.
Rumah sakit, yang kekurangan pasokan dasar seperti jahitan, kapas, dan kain kasa, telah melakukan prosedur bedah 30 persen lebih sedikit dibandingkan pada 2019, menurut data yang dibagikan di televisi milik pemerintah selama presentasi oleh Wakil Pertama Menteri Kesehatan, Tania Margarita Cruz. Hampir 68 persen obat-obatan dasar tidak tersedia atau persediaannya terbatas.
Transportasi umum, yang sangat penting di negara yang hanya memiliki sedikit kendaraan ini, juga tertatih-tatih karena kekurangan bahan bakar dan kesulitan mendapatkan suku cadang.
Di Havana, saat ini hanya beroperasi 300 bus. Turun sangat tajam dibandingkan empat tahun lalu yang mana 600 bus masih beroperasi di jalanan, kata Menteri Transportasi, Eduardo Rodríguez Davila.
Para menteri mengungkapkan lalu lintas angkutan domestik terus menurun dan jumlahnya setengah dari 2019.
Pemerintah Kuba mengakui perekonomian negaranya memerlukan reformasi.
Pemerintah daerah, yang semakin mendapat tekanan seiring meningkatnya permasalahan dan ketegangan, telah meluncurkan program untuk mengatasi kelaparan, membangun rumah dan meningkatkan arus transportasi, namun masih terhambat oleh kurangnya dana, kata pihak berwenang.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
