Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Menteri Kabinet Benny Gantz di pangkalan militer Kirya di Tel Aviv, Israel.
JawaPos.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu (12/11), bahwa warga sipil Palestina yang terbunuh secara massal hanyalah "collateral damage" dalam penghancuran Gaza oleh militernya.
Menurut pengertian dari The Britannica Dictionary, collateral damage adalah bentuk kerusakan termasuk kematian dan luka-luka yang merupakan akibat dari pertempuran dalam perang tetapi terjadi pada orang-orang yang bukan anggota militer.
Netanyahu muncul di beberapa acara berita televisi untuk berbicara tentang pengepungan Israel selama sebulan di Gaza.
Netanyahu berusaha meremehkan tanggung jawabnya dalam serangan mematikan pada 7 Oktober terhadap warga Israel dan juga peran militernya dalam membunuh warga Palestina.
Lebih dari 11.100 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak, telah terbunuh sejak kekerasan Israel meningkat pada 7 Oktober, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Ribuan orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan rumah yang hancur, jutaan orang mengungsi dan terpaksa tinggal di kamp-kamp pengungsian Gaza yang juga dibom Israel. Banyak dari korban tewas juga termasuk pekerja bantuan, jurnalis dan dokter.
Sedangkan di Israel, jumlah korban tewas mencapai lebih dari 1.200 orang, sebagian besar dari mereka terbunuh dalam serangan 7 Oktober oleh Hamas.
Amerika Serikat meyakini bahwa jumlah sandera yang diambil oleh militan Hamas dalam serangan tersebut mencapai ratusan orang.
Dilansir dari Huffpost, pada hari Jumat (10//11), Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Türk, menuduh Israel dan Hamas melakukan kejahatan perang.
Baca Juga: Benjamin Netanyahu: Israel Akan Memikul Seluruh Tanggung Jawab Atas Keamanan di Gaza Usai Perang
Selain itu, Volker Türk mengatakan bahwa satu-satunya solusi untuk mengakhiri kekerasan adalah dengan mengakhiri pendudukan Israel dan memberikan hak bagi warga Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022