
Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers / sumber Al-Jazeera.
JawaPos.com – Perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan memikul seluruh tanggung jawab atas keamanan di Gaza usai perang.
Dalam sebuah wawancara televisi dengan ABC News pada Senin (6/11), Netanyahu mengatakan bahwa dalam waktu yang tidak ditentukan, Israel akan memikul seluruh tanggung jawab atas keamanan di Gaza, karena ketika tidak ada yang memegang tanggung jawab tersebut, dan hanya akan ada teror Hamas dalam skala yang tidak terbayangkan.
Dilansir dari Al Jazeera, pernyataan Netanyahu tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang pada bulan lalu memberi peringatan kepada Israel untuk tidak melakukan pendudukan besar-besaran di Gaza, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut akan menjadi “kesalahan besar”.
Meskipun Biden mendukung perang Netanyahu melawan Hamas, mereka memiliki perbedaan taktik, termasuk upaya untuk mencegah jatuhnya korban sipil dan perlunya jeda dalam pertempuran untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan.
Namun, Netanyahu menegaskan kembali bahwa ia tidak akan melakukan gencatan senjata sampai Hamas melepaskan para sandera, tetapi ia mengisyaratkan keterbukaannya terhadap “jeda kecil” untuk memungkinkan pergerakan orang-orang dan bantuan.
Baik Israel maupun Hamas sama-sama menolak untuk menghentikan pertempuran. Israel mengatakan bahwa para sandera harus dibebaskan terlebih dahulu, sementara Hamas mengatakan bahwa mereka tidak akan membebaskan para sandera atau menghentikan pertempuran ketika Gaza sedang diserang.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres menyerukan untuk segera melakukan gencatan senjata, memperingatkan bahwa Gaza telah menjadi “kuburan bagi anak-anak”.
Ketika ditanya apakah sudah ada pembicaraan di PBB mengenai apa yang mungkin terjadi di Gaza setelah pertempuran berhenti, Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Robert Wood mengatakan kepada wartawan bahwa jelas ada kekhawatiran mengenai apa yang terjadi pada hari setelahnya, tapi mereka belum sampai pada titik itu.
***

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
