
Kondisi Gaza saat ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan internasional dalam memulihkan infrastruktur dan kehidupan masyarakat.
JawaPos.com - Armada Global Sumud Flotilla, menyatakan telah mengakhiri misi pengiriman bantuan darat ke Jalur Gaza, Palestina. Hal ini dilakukan setelah sejumlah anggotanya ditahan di Libya, saat berupaya menegosiasikan akses perjalanan menuju Mesir.
“Konvoi Darat Global Sumud terpaksa mengakhiri misi kemanusiaan daratnya ke Gaza setelah penahanan 10 perwakilan yang sedang berupaya menegosiasikan jalur aman konvoi menuju Mesir,” demikian pernyataan Armada Sumud, dilansir dari Antara, Jumat (29/5).
Para aktivis mengeklaim bahwa otoritas di Libya timur meminta agar bantuan tersebut diserahkan kepada Bulan Sabit Merah Libya untuk kemudian dikirim ke Mesir, dengan mengacu pada perintah dari otoritas Mesir.
Baca Juga:GPCI: Global Sumud Flotilla Siapkan Langkah Hukum untuk Seret Israel ke Pengadilan Internasional
Pernyataan itu menambahkan bahwa Global Sumud terus berusaha menegosiasikan akses melintasi perbatasan, sebelum akhirnya para perwakilannya ditahan.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
