Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 November 2023 | 19.59 WIB

Ketika Pertempuran Terjadi, Israel Siap Evakuasi Bayi-Bayi dari Rumah Sakit di Gaza

Seorang bayi prematur Palestina terbaring di inkubator di bangsal bersalin Rumah Sakit Shifa, di Kota Gaza (REUTER/Mohammed Al-Masr) - Image

Seorang bayi prematur Palestina terbaring di inkubator di bangsal bersalin Rumah Sakit Shifa, di Kota Gaza (REUTER/Mohammed Al-Masr)

JawaPos.Com—  Israel mengatakan pihaknya siap mengevakuasi bayi-bayi dari rumah sakit terbesar di Gaza, di mana para pejabat Palestina mengatakan dua bayi baru lahir meninggal dan puluhan lainnya dalam bahaya setelah bahan bakar habis di tengah pertempuran sengit di daerah tersebut, dilansir melalui Reuters, Minggu (12/11).

Ketika situasi kemanusiaan memburuk, otoritas perbatasan Gaza mengatakan penyeberangan Rafah ke Mesir akan dibuka kembali pada hari Minggu untuk pemegang paspor asing usai ditutup pada hari Jumat (10/11).

Hamas mengatakan telah menghancurkan seluruh atau sebagian lebih dari 160 sasaran militer Israel di Gaza, termasuk lebih dari 25 kendaraan dalam 48 jam terakhir.

Seorang juru bicara militer Israel juga mengatakan Hamas telah kehilangan kendali atas Gaza utara.

Pada sebuah konferensi pers, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan kematian lima tentara Israel lagi di Gaza.

Tiga saluran berita TV utama Israel, tanpa mengutip sumbernya, mengatakan ada beberapa kemajuan menuju kesepakatan untuk membebaskan sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza.

Netanyahu mengatakan dia tidak akan membahas rincian kemungkinan kesepakatan apa pun, yang menurut N12 News akan melibatkan pembebasan 50 hingga 100 wanita, anak-anak, dan orang tua secara bertahap selama jeda tiga hingga lima hari dalam pertempuran.

Menurut laporan tersebut, Israel akan membebaskan perempuan dan tahanan Palestina di bawah umur dari penjara-penjaranya dan mempertimbangkan untuk membiarkan bahan bakar masuk ke Gaza, sambil tetap mempunyai hak untuk melanjutkan pertempuran setelah kesepakatan tersebut.

“Ketika kami memiliki sesuatu yang konkrit untuk disampaikan maka kami akan memberikan informasi terbaru kepada keluarga korban dan menyampaikannya kepada pemerintah,” kata Netanyahu.

"Sampai saat itu, diam adalah yang terbaik." tambahnya.

Di Tel Aviv, ribuan orang berkumpul dalam aksi unjuk rasa untuk mendukung keluarga para sandera.

Penduduk Gaza mengatakan pasukan Israel telah bentrok dengan kelompok Hamas sepanjang malam di sekitar rumah sakit Al Shifa yang merupakan rumah sakit terbesar di Gaza.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore