
Kondisi gedung di Gaza akibat serangan Israel. Akibat serangan itu krisis air hingga sanitasi terjadi di wilayah itu. (Reuters)
JawaPos.com - Menurut laporan terbaru Reuters, Israel melancarkan serangan udaranya dan menghantam rumah sakit terbesar di Gaza, Al-Shifa Hospital, pada hari Jumat (10/11). Serangan tersebut menewaskan satu warga sipil dan melukai orang-orang yang berlindung di sana.
Sejumlah rumah sakit juga dilaporkan turut menerima rudal pasukan Zionis itu, termasuk Rumah Sakit Indonesia. Salah satu dari sejumlah rumah sakit bahkan diserang saat fajar ketika Israel memerangi Hamas di jantung kota Gaza.
Ketika pemerintah Gaza melaporkan kejadian itu, Iran memperingatkan bahwa potensi terjadinya perluasan konflik tidak dapat dihindari mengingat skala penderitaan warga sipil yang disebabkan oleh perang antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas.
"Karena meningkatnya intensitas perang terhadap warga sipil Gaza, perluasan cakupan pertempuran menjadi tak terhindarkan," kata Amir-Abdollahian, Menteri Luar Negeri Iran, seperti yang dilansir dar laman Reuters pada Jumat (10/11).
Komentar Menlu Iran tersebut memicu kekhawatiran terkait upaya diplomatik Washington dan pengerahan pasukan Angkatan Laut AS ke Mediterania timur, apakah mampu untuk menjaga konflik agar tidak semakin mengganggu stabilitas Timur Tengah.
Serangan dan kepungan pasukan Zionis terhadap kota di wilayah kantong Palestina, Gaza, selama lebih dari satu bulan telah menciptakan kengerian dan bencana kemanusiaan terbesar. Total 10.812 orang tewas, dan ribuan orang terluka memenuhi lorong rumah sakit yang kini masuk ke dalam zona bahaya.
"Pasukan Israel telah melancarkan serangan serentak terhadap sejumlah rumah sakit selama beberapa jam terakhir," ungkap juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf Al-Qidra, kepada televisi Aljazeera.
Diketahui, Kementerian Luar Negeri Indonesia juga melaporkan pada hari Jumat (10/11), bahwa terjadi serangan di dekat Rumah Sakit Indonesia pada Kamis malam, yang mengakibatkan kerusakan di sejumlah bagian Rumah Sakit Indonesia.
"Indonesia sekali lagi mengutuk serangan biadab terhadap warga dan objek sipil terutama fasilitas-fasilitas kemanusiaan di Gaza," ucap Muhammad Iqbal, juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia pada rilis resmi Jumat (10/11).
Tak cukup sampai di situ, serangan Israel juga menghantam sekitar Rumah Sakit Rantissi. Rudal Israel dilaporkan menghancurkan kendaraan di luar rumah sakit kanker, Rantissi di bagian utara kota Gaza.
Saat ini menurut laporan Reuters, tank-tank milik Israel telah mengepung rumah sakit di kota Gaza, antara lain: Rumah Sakit Anak Rantissi, Al-Quds, dan Nasser.
Israel meyakini bahwa kelompok militan Hamas menyembunyikan pusat komandonya di terowongan bawah tanah di sejumlah rumah sakit di Gaza, namun kemudian tuduhan ini dibantah oleh Hamas.
Kini, tank tempur milik Israel sudah ambil posisi di sekitar rumah sakit dan fasilitas publik lainnya, membuat petugas medis, pasien, dan orang-orang yang ada di sekitarnya semakin khawatir dan putus asa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
