Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 00.23 WIB

PM Inggris Minta Anggota Kepolisian Jamin Ketertiban Demonstrasi Pro Palestina pada Sabtu Depan

Para pengunjuk rasa berkumpul di Trafalgar Square ketika berdemonstrasi menunjukkan dukungannya terhadap warga Palestina di Gaza pada Sabtu (4/11). (Sumber: REUTERS/Toby Melville) - Image

Para pengunjuk rasa berkumpul di Trafalgar Square ketika berdemonstrasi menunjukkan dukungannya terhadap warga Palestina di Gaza pada Sabtu (4/11). (Sumber: REUTERS/Toby Melville)

JawaPos.com - Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak pada Rabu (8/11) menuntut jaminan dari kepala polisi London bahwa unjuk rasa pro-Palestina yang dijadwalkan pada Sabtu (11/11) akan diadakan dengan aman.

Sunak memanggil ketua kepolisian, Komisaris Mark Rowley, untuk menjelaskan mengapa ia mengizinkan aksi pro-Palestina lainnya untuk dilanjutkan dan meminta agar keamanan dapat dijamin oleh para anggota kepolisian selama aksi demonstrasi.

"(Rowley) mengatakan bahwa dia dapat memastikan bahwa mereka dapat menjaga serta memberi keamanan bagi masyarakat," kata Sunak.

"Tugas saya adalah meminta pertanggungjawaban mereka atas hal itu," tambahnya.

Pada Selasa (7/11), Rowley mengatakan protes yang diadakan di satu lokasi tidak dapat dilarang, dan pelarangan unjuk rasa memerlukan informasi intelijen mengenai ancaman kekacauan yang serius. Larangan seperti itu belum diterapkan selama satu dekade, katanya.

Kampanye Solidaritas Palestina, yang mengorganisir unjuk rasa pada Sabtu (11/11), mengatakan mereka akan menghindari Cenotaph, tugu peringatan perang utama di London.

Namun ada kekhawatiran akan terjadinya konfrontasi dengan kekerasan karena kelompok sayap kanan mengindikasikan bahwa mereka akan melindungi Cenotaph setelah tugu peringatan perang di Inggris bagian utara dirusak minggu ini, dikutip dari Reuters.

Sejak 7 Oktober, polisi London telah melakukan 188 penangkapan karena kejahatan rasial, termasuk 98 orang karena dugaan pelanggaran anti semitisme, 21 orang karena pelanggaran Islamofobia, dan 12 orang karena 'kejahatan kebencian atas dasar keyakinan'.

Sisanya adalah pelanggaran ketertiban umum, banyak di antaranya bersifat rasis dan terkait dengan protes.

"Kami terus melihat peningkatan yang sangat mengkhawatirkan dalam kejahatan kebencian anti semitisme dan Islamofobia," kata Komandan Paul Trevers.

"Dalam beberapa kasus, petugas kami telah melaporkan pelecehan dan tindakan kekerasan yang sangat mengejutkan dan penuh kebencian," imbuhnya.

Sebagian besar pelanggaran anti semitisme dilaporkan di kawasan Hackney, London, yang merupakan rumah bagi komunitas besar Yahudi.

Community Security Trust, yang memberi nasihat kepada orang-orang Yahudi di Inggris mengenai masalah keamanan, mengatakan mereka telah mencatat setidaknya 1.124 insiden anti semitisme di seluruh Inggris sejak perang pecah antara Hamas dengan Israel pada 7 Oktober, sebuah rekor tertinggi dalam periode 32 hari.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore